Sabtu, 27 Maret 2010
Kamis, 18 Maret 2010
makalah : Contek-Mencotek di Kalangan Remaja
makalah : Contek-Mencotek di Kalangan Remaja
Bab 1
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Ujian Akhir Nasional, dalam beberapa tahun terakhir selalu menjadi topik menarik menjelang pertengahan tahun / pergantian tahun ajaran. Setiap tahun selalu terjadi perubahan kebijakan dan standar nilai yang menjadi patokan akan lulus atau tidaknya seorang pelajar. Dan di setiap tahun pula peraturan-peraturan ini selalu menjadi pertentangan yang tergolong kontradiktif. Why? Yuk, kita liat pandangan fie tentang UAN dan kenapa banyak sekali kasus dimana para kalangan remaja melakukan contek-mencotek. Seringkali kita mendengar tentang solidaritas remaja yang kadang kala disalahartikan atau mungkin juga ini adalah dampak dari pergeseran nilai sosial sehingga para remaja sekarang mengartikan bahwa sikap solider itu adalah bagaimana kita membantu teman, baik itu dalam hal positif maupun negatif. Sikap solidaritas remaja dibagi menjadi dua hal, yaitu solidaritas yang positif dan solidaritas negatif, jika solidaritas ditanggapi secara positif oleh remaja sekarang maka dampaknya akan baik sekali untuk perkembangan kehidupan sosial mereka di masa yang akan datang. Tetapi jika sikap solidaritas ini sudah menyimpang dari arti yang sebenarnya inilah yang membuat sikap solidaritas itu sendiri menjadi negatif. Melihat fenomena ini kita juga sering melihat para siswa di sekolah misalnya pada saat ujian berlangsung mereka membantu temannya dengan cara memberikan jawaban dengan alasan bahwa itu merupakan sikap solider. Biasanya kalau kita tidak kasih jawaban sama temen yang Tanya kita dibilang pelit, tidak solider, padahal kita juga serba salah, gimana ya kalau gini kan artinya kita udah berbuat curang,
Bab II
Perilaku Menyontek Sebagai Sikap Menghadapi Ujian
1. Pengertian dan pembentukan sikap
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Sikap adalah “ perbuatan dan sebagainya yang berdasarkan pendirian Sikap yang dalam Bahasa Inggris disebut Attitude adalah segala suatu yang bereaksi terhadap suatu perangsang.
Dalam arti sempit sikap adalah pandangan atau kecenderungan mental. Menurut Bruno (1987), sikap (Attitude) adalah kecenderungan yang relatif menetap untuk bereaksi dengan cara baik atau buruk terhadap orang atau barang. Sedangkan menurut Sherif ( 1956) mengartikan sikap dengan sejenis motif sosiogonis yang di peroleh melalui proses belajar. atau kemampuan internal yang berperan sekali mengambil tindakan, lebih – lebih bila terbuka berbagai kemungkinan untuk bertindak dan bersedia beberapa alternatif. Sikap juga suatu individu-individu yang tidak hanya mempunyai gambaran mengenai objek dan subjek disekelilingnya, yang mempunyai perasaan terutama berkaitan erat dengan kebutuhan yang di miliki tiap-tiap individu.
Sikap pada aspek afektif merupakan aspek yang menentukan seseorang bertindak, karena kemauan atau kerelaan bertindaklah yang menentukan seseorang berbuat sesuai dengan sikap yang dimilikinya. Namun demikian aspek yang yang lainnya ikut mempengaruhinya.
Sikap dapat didefinisikan sebagai kesiapan sesorang untuk bertindak secara tertentu terhadap hal – hal tertentu Adapun pembentukan dan perubahan sikap dapat dilakukan melalui empat macam cara :
a Adopsi, yaitu kejadian – kejadian atau peristiwa yang terjadi berulang – ulang dan terus menerus lama kelamaan secara bertahap diserap ke dalam diri individu dan mempengaruhi pembentukan sikap.
b. Diferensiasi, yaitu dengan perkembangan intelegensi, bertambahnya pengalaman sejalan bertambahnya usia, maka ada hal yang tadinya dianggap sejenis, kemudian dipandang tersendiri lepas dari jenisnya.
c. Integrasi, yaitu pembentukan sikap, disini secara bertahap dimulai dari berbagai pengalaman yang berhubungan dengan suatu hal tertentu sehingga akhirnya berbentuk sikap mengenai hal tersebut.
d. Trauma, yaitu pengalaman yang tiba – tiba, mengejutkan, meninggalkan kesan mendalam pada jiwa orang yang bersangkutan. Pengalaman yang traumatis dapat juga terbentuknya sikap.
Pembentukan sikap tidak terjadi demikian saja, melainkan melalui proses tertentu, melalui kontak sosial terus menerus antara individu dan individu dan orang di sekitarnya.
2. Pengertian Menyontek Dalam Pelaksanaan Ujian
Menyontek memiliki arti yang beraneka macam, akan tetapi biasanya dihubungkan dengan kehidupan sekolah, khususnya bila ada ulangan dan ujian. Biasanya usaha menyontek dimulai pada waktu ulangan dan ujian akan berakhir, namun demikian tidak jarang usaha tersebut telah dimulai sejak ujian dimulai.
Walaupun kata menyontek telah dikenal, sejak lama namun dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata tersebut tidak dapat ditemukan secara langsung, kata menyontek baru ditemukan pada kata jiplak menjiplak yaitu mencontoh atau meniru ( tulisan pekerjaan orang lain ).
Dalam Kamus Modern Bahasa Indonesia istilah menyontek memiliki pengertian yang hampir sama yaitu “ Tiru hasil pekerjaan orang lain”. Maka dapat disimpulkan menyontek dalam pelaksanaan ujian adalah mengambil jawaban soal – soal ujian dari cara – cara yang tidak dibenarkan dalam tata tertib ujian seperti : dari buku, catatan, hasil pemikiran temannya dan media lain yang kemudian disalin pada lembar jawaban ujian pada saat ujian berlangsung.
Faktor – faktor Penyebab siswa menyontek saat melaksanakan ujian dan ulangan antara lain adalah :
a. Tekanan yang terlalu besar yang diberikan kepada “hasil studi” berupa angka dan nilai yang diperoleh siswa dalam test formatif atau sumatif
b. Pendidikan moral baik di rumah maupun di sekolah kurang diterapkan dalam kehidupan siswa
c. Sikap malas yang terukir dalam diri siswa sehingga ketinggalan dalam menguasai mata pelajaran dan kurang bertanggung jawab
d. Anak remaja lebih sering menyontek dari pada anak SD, karena masa remaja bagi mereka penting sekali memiliki banyak teman dan populer di kalangan teman- teman sekelasnya
e. Kurang mengerti arti dari pendidikan
Dari beberapa faktor penyebab di atas, dapat dikatakan siswa memiliki masalah di sekolah dan konsep diri yang rendah. Maka sebagai guru agama berkewajiban memberikan motivasi siswa yang menyontek saat ujian dan ulangan dengan membiasakan bersikap jujur dalam setiap perbuatan yang dilakukan siswanya dan membangkitkan konsep percaya diri dan berusaha diri yang lebih baik.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam setiap kegiatan secara maksimal guru agama Islam dalam memahami masalah siswa, menurut Muhaimin dan Abd. Mujib adalah sebagai berikut:
1. Siswa bukanlah miniatur orang dewasa, ia mempunyai dunia sendiri sehingga metode belajar mengajar tidak boleh disamakan denagan orang dewasa.
2. Siswa mengikuti periode- periode perkembangan tertentu dan mempunyai pola perkembangan serta tempo dan iramanya. Implimintasi terhadap pendidikan adalah bagaimana menyesuaikan proses pendidiakn itu dengan pola dan tempo, serta irama dan perkembangan siswa itu sendiri.
3. Siswa memiliki kebutuhan dan menuntut untuk memenuhi kebutuhan itu semaksimal mungkin.
4. Siswa memiliki perbedaan antara individu – individu dengan individu yang lain, baik perbedaan yang disebabkan faktor endogen ( fitrah) maupun eksogen ( lingkungan) yang meliputi segi jasmani, intelegensi, sosial, bakat, minat dan lingkungan yang mempengaruhinya.
5. Siswa dipandang sebagai kesatuan sistem manusia ( cipta, rasa ,karsa).
6. Siswa merupakan objek pendidikan yang aktif dan kreatif serta produktif.
Bab III
Gambaran Pendidikan Indonesia
A. Dari Sisi Pemerintah
Standar nilai yang selalu mengalami peningkatan merupakan salah satu usaha pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan sekolah menengah maupun sekolah dasar. Tuntutan untuk memenuhi minimal jumlah maupun rata-rata nilai yang telah ditetapkan Departemen Pendidikan Nasional seharusnya memacu peserta didik untuk bersungguh-sungguh dalam memahami setiap mata pelajaran, sebuah tujuan utama dari diterapkan Sistem Pendidikan. Menyadarkan para siswa akan tanggung jawabnya sebagai peserta didik, yang kemudian justru dianggap sebagai beban berlebih sehingga menaikkan tingkat stress anak.
Kalau pada tahun-tahun sebelumnya jumlah anak yang mengerti akan tanggung jawab terhadap nilainya sendiri jauh lebih kecil daripada anak yang menganggap sekolah hanya sekedar kewajiban pulang dan pergi ke lembaga pendidikan formil sedari jam 7 pagi hingga pukul 2 siang (tanpa jaminan tetap menjejakkan kaki di dalam lingkungan sekolah pada jam-jam diantaranya). Atau pergi ke sekolah hanya untuk memamerkan jam tangan baru atau ringtone lagu-lagu terbaru yang sedang tren di kalangan remaja dengan tujuan menarik perhatian lawan jenisnya. Ya ampuun, pergaulan jaman sekarang..ck..ck..ck..
Tapi, apa iya sistem yang diterapkan itu cukup efektif? padahal ketersediaan sarana dan prasarana setiap sekolah dari ujung Sabang sampai Merauke masih sangat beragam? Mengapa harus menjadi syarat mutlak untuk masuk ke jenjang sekolah berikutnya? Alangkah lebih adil kalau ujian masuk disesuaikan dengan sekolah penerima masing-masing? seperti UMPTN / SPMB barangkali, atau pilihan ujian masuk yang terdiri dari berbagai tahapan untuk menilai semua kompetensi, tergantung orientasi masing-masing sekolah penerima, misalnya sekolah teknik tidak terlalu membutuhkan anak dengan kompetensi seni yang sangat tinggi sedangkan nilai fisikanya hampir mencapai nilai minimal.
B. Sekarang kita lihat dari sisi si Anak
Menjadi beban berlebih mungkin terasa sangat berat bagi kebanyakan anak sekolah yang terbiasa santai menghadapi angka-angka merah di rapotnya. Tetapi tidak jika si Anak sudah dilatih dengan terapi penanggulangan stress berlebih sejak dini. Maaf, saya mengambil contoh saat usia SMU dulu. Pendidikan SMU saya mungkin berbeda dengan kebanyakan sekolah negeri maupun swasta lainnya, kehidupan penuh tekanan. Namun di antara tekanan-tekanan tersebut, ada keinginan untuk meraih hasil terbaik di setiap mata pelajaran, bagi saya sekalipun yang harus mengikuti hampir setiap HER yang diadakan. Awalnya saya berpikir bahwa ini adalah mimpi buruk, berdiri di tengah-tengah para Superior dan harus ikut bersaing mendapatkan posisi terbaik, paling tidak untuk bertahan agar tidak terlalu memalukan.
Suasana belajar yang tidak pernah telat diabsen oleh setan kantuk, serta cara mengajar guru yang berbeda-beda, juga kondisi fisik dan mental yang dipaksa untuk tidak hanya memikirkan masalah nilai dan pelajaran formil, agaknya membentuk kami untuk merasa wajib bertanggung jawab terhadap diri sendiri, bertanggung jawab terhadap masa depan yang ditentukan oleh kami sendiri.
Jangankan Ujian Nasional (dulu disebut EBTANAS), ulangan harian biasa saja harus dipaksa memeras otak sedemikian rupa demi menghindari Remidial atau pengulangan ujian bagi para siswa yang mendapat nilai kurang dari 6,00. Belum lagi pengawas ulangan superketat yang tidak mengizinkan sedikitpun kegiatan contek mencontek dan bekerja sama untuk mata pelajaran yang bersifat individu, apalagi mengingat ancaman terberat jika seorang siswa diketahui sedang mencontek atau melakukan tindakan tidak jujur lainnya, yaitu dikeluarkan dari sekolah.
Bandingkan dengan realitas masa kini yang mana saat Ujian Nasional berlangsung dihadapi dengan santai oleh peserta, cukup menunggu kiriman pesan singkat lima menit menjelang waktu ujian berakhir dan menyalin semua jawaban yang dikirimkan oleh “seorang oknum” dunia pendidikan yang menggadaikan masa depan ratusan peserta ujian demi puluhan juta rupiah tak berharga.
C. Dari Sisi Sekolah, Guru dan Orang Tua
Tak jarang hanya demi menjaga nama baik sekolah, agar terkesan memiliki kualitas pendidikan yang baik, pihak Sekolah melakukan berbagai upaya untuk mempertinggi persentase angka kelulusan. Memberikan les tambahan di luar jam pelajaran standar misalnya, sebuah usaha yang patut diacungi jempol ya kan?
Namun ketika pihak Sekolah telah kehabisan cara untuk mempertahankan kredibilitasnya sebagai sekolah terpandang, bisa jadi bukan hanya memperbolehkan peserta ujian untuk melakukan praktek-prektek ketidakjujuran, tetapi bahkan ikut membuka jalan agar siswa dengan mudah dapat memperoleh jawaban yang “belum tentu benar”, atau menyiapkan segepok lembar seratus ribuan yang diserahkan kepada sang pemberi jawaban.
Mirisnya lagi, sang dewa yang diagung-agungkan untuk memberi bocoran jawaban bukanlah orang yang jauh dari dunia pendidikan, bahkan mungkin personil tangguh dari jajaran tim akademis yang setiap hari selalu mengkoar-koarkan teori relativitas einstein atau struktur kalimat S-P-O-K. Okelah anda pintar, tapi perlukah sebegitu sombongnya dengan membuat anak didik menjadi pemalas?? Kalau saya seorang guru, tentu sangat terhina dengan tindakan pelecehan martabat terhadap profesi Guru, tindakan tadi sama saja mengartikan bahwa saya gagal menularkan ilmu yang saya miliki kepada para penerus kehidupan bangsa ya toh? *kecuali ilmu mencontek*, Naudzubillah..
Saya sering memikirkan mengenai kesadaran seorang Guru tentang esensi yang terkandung dalam profesi Guru yang sesungguhnya, yang maaf, akhir-akhir ini jarang dimiliki oleh beberapa Guru di Sekolah. Apakah iya, bekerja hanya untuk mencari uang? Ibu saya seorang Guru, beliau terkadang marah namun lebih sering bersikap sabar mengajari seorang anak kelas 1 yang sedang mencoba membaca dan menulis. Jangan diremehkan kemampuan mengajar beliau dalam bidang Sains, terbukti dalam beberapa kali penanganan persiapan ujian terhadap siswa kelas VI SD, nilai rata-rata kelasnya melonjak naik melebihi target. Kata Ibu “Seorang Guru itu mempunyai kepuasan tersendiri yang tidak terkira tatkala anak muridnya berhasil dan sukses”, lebih dari sekedar hampir dua juta rupiah yang diterimanya setiap bulan.
Dukungan Orang tua mempunyai peran penting terhadap kondisi psikologis si anak. Tuntutan yang terlalu berlebih kepada sang Anak justru semakin membuatnya merasa tertekan. Saya dulu, tidak pernah dituntut untuk mendapatkan nilai tertinggi atau paling tidak menduduki peringkat tiga besar di sekolah, bahkan ketika saya berada pada posisi ke-17 dari 22 siswa, saya tidak pernah sekalipun dimarah karna angka 9 hampir tidak pernah bertengger dalam Rapor SMU saya, alih-alih angka 6 yang semakin banyak menghiasi setiap mata pelajaran. Namun saya tidak lalu bertahan pada posisi yang sama, perubahan yang berjangka, itu yang saya alami semasa 3 tahun di SMU.
Peran orang tua juga sangat berpengaruh terhadap minat dan bakat Anak. Kalau si anak lebih menyukai Sejarah dan Sosiologi, lalu kenapa harus dipaksa masuk ke kelas IPA? Saya sendiri sangat kagum pada para Sosiolog, SEjarawan, maupun Sastrawan yang benar-benar setia di bidangnya. Profesi yang dikaitkan dengan hobi dan kesukaan tentunya lebih baik ya daripada sekedar tahu namun tidak suka.
Bab IV
Cara Mengatasi Perilaku Menyontek
Meskipun tenaga pengajar harus mengambil tindakan untuk mempertahankan dan mengembangkan pola perilaku dipihak siswa yang mendukung belajar disekolah, namun ia akan tetap dihadapkan pada perilaku yang menghambat dan di fromokasikan dengan siswa yang menganggu dan mengancam.
Pada saat ini, tidak dapat disangkal bahwa guru dikelas kerap ditantang untuk mengatasi tingkah laku sejumlah siswa yang deskruftif, lebih – lebih dikota besar. Gejala umum ini bersumber pada berbagai faktor penyebab,yaitu runtuhnya disiplin hidup bersama dalam masyarakat, menipisnya kesadaran dan tanggung jawab sosial banyak kalangan, suasana sekolah yang kurang memberikan kepuasan pada siswa, rasa ketertiban sebagai tenaga kependidikan dipihak sejulah guru yang mengendor. Guru sebagai orang terdekat dalam pembelajaran disekolah, memiliki tanggung jawab membimbing siswa. Tindakan guru pada umumnya dalam pelaksanaan ujian dan ulangan dengan memberikan penguatan dan peneguhan terhadap sikap dan perilaku mereka yang positif, dimana mereka berusaha sendiri menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tertib.
Namun bila tidak ada perilaku positif yang dapat diberikan penguatan dan peneguhan maka dibutuhakan pendekatan lain yaitu:
a. Cuing Promping, yaitu siasat memberikan tanda, guru menyajikan suatu perangsang yang berfungsi sebagai pemberitahuan bahwa siswa diharapkan berbuat sesuatu yang sebenarnya dapat mereka lakukan, tetapi belum dilakukan.
b. Model, yaitu guru memberikan model yang ditiru oleh siswanya.
c. Shaping, yaitu membuat tingkah laku secara berlahan – lahan, yaitu setiap tingkah laku siswa, seperti mengatur buku, menyapa guru atau teman, cara ini memerlukan kesabaran yang sangat dari guru.
Adapun tindakan kuratif guru, berlaku bagi siswa yang sudah terbiasa dengan contek mencontek, dengan memberikan peringatan . bentuk kongkrit dari peringatan dapat bermacam- macam, yaitu :
1. Teguran Verbal, yaitu mendekati siswa tertentu dengan berbicara suara kecil sehingga tidak terdengar oleh teman sekelas.
2. Mengambil suatu hal yang digemari atau disukai siswa, seperti mengikuti kegiatan tertentu atau menyerahkan benda yang dipegangnya.
3. Mengisolasi siswa dari teman – temannya untuk waktu tidak terlalu lama, seperti memindahkannya diruang kosong atau tempat yang jarang dilalui orang.
Jadi dari bentuk tindakan guru yang telah dipaparkan, guru dapat membantu siswanya untuk meninggalkan kebiasaan menyontek dalam ujian atau ulangan dengan berusaha.
a. Membentuk hubungan saling menghargai antara guru –siswa, serta menolong murid bertindak jujur dan tanggung jawab.
b. Membuat dan mendukung peraturan sehubungan dengan menyontek, karena siswa memahami peraturan dari tindakan guru.
c. Mengembangkan kebiasaan dan keterampilan belajar yang baik dan menolong siswa merencanakan, melaksanakan cara belajar siswa.
d. Tidak membiarkan siswa menyontek jika hal tersebut terjadi dalam kelas dengan teguran atau cara lain yang pantas dengan perbuatannya, sebagai penerapan disiplin.
e. Menekankan “ Belajar” lebih sekedar mendapat nilai, yaitu membantu siswa memahami arti belajar sebagai suatu tujuan mereka sekolah, dan nilai akan berarti bila murni dengan kemampuan siswa sendiri.
f. Bertanggung jawab merefleksikan “kebenaran dan kejujuran”, yaitu guru menjadikan diri sebagai teladan siswa dalam menanamkan nilai kebenaran dan kejujuran.
g. Menggunakan test subjektif sebagai dasar proses ulangan dan ujian.
Bab V
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan , menyikapi fenomena contek mencontek dikalangan para siswa sebenarnya kita bisa saja memutus rantai itu dengan menumbuhkan imej dari remaja tersebut bahwa kita bias solider dalam banyak tetapi dalam ujian tunggu dulu. kita kerja sendiri-sendiri, dengan sikap seperti itu maka diharapkan akan meminimalisasi contek menyontek di kalangan remaja. Tumbuhkan rasa percaya diri dengan merasa puas akan hasil kerja sendiri. Mengubah kebiasaan. Mungkin pada awalnya memang bukan hal gampang, tapi kalau kita memang meniatkan dalam hati, percaya deh, nggak ada satu hal apa pun yang nggak mungkin.
Bab 1
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Ujian Akhir Nasional, dalam beberapa tahun terakhir selalu menjadi topik menarik menjelang pertengahan tahun / pergantian tahun ajaran. Setiap tahun selalu terjadi perubahan kebijakan dan standar nilai yang menjadi patokan akan lulus atau tidaknya seorang pelajar. Dan di setiap tahun pula peraturan-peraturan ini selalu menjadi pertentangan yang tergolong kontradiktif. Why? Yuk, kita liat pandangan fie tentang UAN dan kenapa banyak sekali kasus dimana para kalangan remaja melakukan contek-mencotek. Seringkali kita mendengar tentang solidaritas remaja yang kadang kala disalahartikan atau mungkin juga ini adalah dampak dari pergeseran nilai sosial sehingga para remaja sekarang mengartikan bahwa sikap solider itu adalah bagaimana kita membantu teman, baik itu dalam hal positif maupun negatif. Sikap solidaritas remaja dibagi menjadi dua hal, yaitu solidaritas yang positif dan solidaritas negatif, jika solidaritas ditanggapi secara positif oleh remaja sekarang maka dampaknya akan baik sekali untuk perkembangan kehidupan sosial mereka di masa yang akan datang. Tetapi jika sikap solidaritas ini sudah menyimpang dari arti yang sebenarnya inilah yang membuat sikap solidaritas itu sendiri menjadi negatif. Melihat fenomena ini kita juga sering melihat para siswa di sekolah misalnya pada saat ujian berlangsung mereka membantu temannya dengan cara memberikan jawaban dengan alasan bahwa itu merupakan sikap solider. Biasanya kalau kita tidak kasih jawaban sama temen yang Tanya kita dibilang pelit, tidak solider, padahal kita juga serba salah, gimana ya kalau gini kan artinya kita udah berbuat curang,
Bab II
Perilaku Menyontek Sebagai Sikap Menghadapi Ujian
1. Pengertian dan pembentukan sikap
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Sikap adalah “ perbuatan dan sebagainya yang berdasarkan pendirian Sikap yang dalam Bahasa Inggris disebut Attitude adalah segala suatu yang bereaksi terhadap suatu perangsang.
Dalam arti sempit sikap adalah pandangan atau kecenderungan mental. Menurut Bruno (1987), sikap (Attitude) adalah kecenderungan yang relatif menetap untuk bereaksi dengan cara baik atau buruk terhadap orang atau barang. Sedangkan menurut Sherif ( 1956) mengartikan sikap dengan sejenis motif sosiogonis yang di peroleh melalui proses belajar. atau kemampuan internal yang berperan sekali mengambil tindakan, lebih – lebih bila terbuka berbagai kemungkinan untuk bertindak dan bersedia beberapa alternatif. Sikap juga suatu individu-individu yang tidak hanya mempunyai gambaran mengenai objek dan subjek disekelilingnya, yang mempunyai perasaan terutama berkaitan erat dengan kebutuhan yang di miliki tiap-tiap individu.
Sikap pada aspek afektif merupakan aspek yang menentukan seseorang bertindak, karena kemauan atau kerelaan bertindaklah yang menentukan seseorang berbuat sesuai dengan sikap yang dimilikinya. Namun demikian aspek yang yang lainnya ikut mempengaruhinya.
Sikap dapat didefinisikan sebagai kesiapan sesorang untuk bertindak secara tertentu terhadap hal – hal tertentu Adapun pembentukan dan perubahan sikap dapat dilakukan melalui empat macam cara :
a Adopsi, yaitu kejadian – kejadian atau peristiwa yang terjadi berulang – ulang dan terus menerus lama kelamaan secara bertahap diserap ke dalam diri individu dan mempengaruhi pembentukan sikap.
b. Diferensiasi, yaitu dengan perkembangan intelegensi, bertambahnya pengalaman sejalan bertambahnya usia, maka ada hal yang tadinya dianggap sejenis, kemudian dipandang tersendiri lepas dari jenisnya.
c. Integrasi, yaitu pembentukan sikap, disini secara bertahap dimulai dari berbagai pengalaman yang berhubungan dengan suatu hal tertentu sehingga akhirnya berbentuk sikap mengenai hal tersebut.
d. Trauma, yaitu pengalaman yang tiba – tiba, mengejutkan, meninggalkan kesan mendalam pada jiwa orang yang bersangkutan. Pengalaman yang traumatis dapat juga terbentuknya sikap.
Pembentukan sikap tidak terjadi demikian saja, melainkan melalui proses tertentu, melalui kontak sosial terus menerus antara individu dan individu dan orang di sekitarnya.
2. Pengertian Menyontek Dalam Pelaksanaan Ujian
Menyontek memiliki arti yang beraneka macam, akan tetapi biasanya dihubungkan dengan kehidupan sekolah, khususnya bila ada ulangan dan ujian. Biasanya usaha menyontek dimulai pada waktu ulangan dan ujian akan berakhir, namun demikian tidak jarang usaha tersebut telah dimulai sejak ujian dimulai.
Walaupun kata menyontek telah dikenal, sejak lama namun dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata tersebut tidak dapat ditemukan secara langsung, kata menyontek baru ditemukan pada kata jiplak menjiplak yaitu mencontoh atau meniru ( tulisan pekerjaan orang lain ).
Dalam Kamus Modern Bahasa Indonesia istilah menyontek memiliki pengertian yang hampir sama yaitu “ Tiru hasil pekerjaan orang lain”. Maka dapat disimpulkan menyontek dalam pelaksanaan ujian adalah mengambil jawaban soal – soal ujian dari cara – cara yang tidak dibenarkan dalam tata tertib ujian seperti : dari buku, catatan, hasil pemikiran temannya dan media lain yang kemudian disalin pada lembar jawaban ujian pada saat ujian berlangsung.
Faktor – faktor Penyebab siswa menyontek saat melaksanakan ujian dan ulangan antara lain adalah :
a. Tekanan yang terlalu besar yang diberikan kepada “hasil studi” berupa angka dan nilai yang diperoleh siswa dalam test formatif atau sumatif
b. Pendidikan moral baik di rumah maupun di sekolah kurang diterapkan dalam kehidupan siswa
c. Sikap malas yang terukir dalam diri siswa sehingga ketinggalan dalam menguasai mata pelajaran dan kurang bertanggung jawab
d. Anak remaja lebih sering menyontek dari pada anak SD, karena masa remaja bagi mereka penting sekali memiliki banyak teman dan populer di kalangan teman- teman sekelasnya
e. Kurang mengerti arti dari pendidikan
Dari beberapa faktor penyebab di atas, dapat dikatakan siswa memiliki masalah di sekolah dan konsep diri yang rendah. Maka sebagai guru agama berkewajiban memberikan motivasi siswa yang menyontek saat ujian dan ulangan dengan membiasakan bersikap jujur dalam setiap perbuatan yang dilakukan siswanya dan membangkitkan konsep percaya diri dan berusaha diri yang lebih baik.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam setiap kegiatan secara maksimal guru agama Islam dalam memahami masalah siswa, menurut Muhaimin dan Abd. Mujib adalah sebagai berikut:
1. Siswa bukanlah miniatur orang dewasa, ia mempunyai dunia sendiri sehingga metode belajar mengajar tidak boleh disamakan denagan orang dewasa.
2. Siswa mengikuti periode- periode perkembangan tertentu dan mempunyai pola perkembangan serta tempo dan iramanya. Implimintasi terhadap pendidikan adalah bagaimana menyesuaikan proses pendidiakn itu dengan pola dan tempo, serta irama dan perkembangan siswa itu sendiri.
3. Siswa memiliki kebutuhan dan menuntut untuk memenuhi kebutuhan itu semaksimal mungkin.
4. Siswa memiliki perbedaan antara individu – individu dengan individu yang lain, baik perbedaan yang disebabkan faktor endogen ( fitrah) maupun eksogen ( lingkungan) yang meliputi segi jasmani, intelegensi, sosial, bakat, minat dan lingkungan yang mempengaruhinya.
5. Siswa dipandang sebagai kesatuan sistem manusia ( cipta, rasa ,karsa).
6. Siswa merupakan objek pendidikan yang aktif dan kreatif serta produktif.
Bab III
Gambaran Pendidikan Indonesia
A. Dari Sisi Pemerintah
Standar nilai yang selalu mengalami peningkatan merupakan salah satu usaha pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan sekolah menengah maupun sekolah dasar. Tuntutan untuk memenuhi minimal jumlah maupun rata-rata nilai yang telah ditetapkan Departemen Pendidikan Nasional seharusnya memacu peserta didik untuk bersungguh-sungguh dalam memahami setiap mata pelajaran, sebuah tujuan utama dari diterapkan Sistem Pendidikan. Menyadarkan para siswa akan tanggung jawabnya sebagai peserta didik, yang kemudian justru dianggap sebagai beban berlebih sehingga menaikkan tingkat stress anak.
Kalau pada tahun-tahun sebelumnya jumlah anak yang mengerti akan tanggung jawab terhadap nilainya sendiri jauh lebih kecil daripada anak yang menganggap sekolah hanya sekedar kewajiban pulang dan pergi ke lembaga pendidikan formil sedari jam 7 pagi hingga pukul 2 siang (tanpa jaminan tetap menjejakkan kaki di dalam lingkungan sekolah pada jam-jam diantaranya). Atau pergi ke sekolah hanya untuk memamerkan jam tangan baru atau ringtone lagu-lagu terbaru yang sedang tren di kalangan remaja dengan tujuan menarik perhatian lawan jenisnya. Ya ampuun, pergaulan jaman sekarang..ck..ck..ck..
Tapi, apa iya sistem yang diterapkan itu cukup efektif? padahal ketersediaan sarana dan prasarana setiap sekolah dari ujung Sabang sampai Merauke masih sangat beragam? Mengapa harus menjadi syarat mutlak untuk masuk ke jenjang sekolah berikutnya? Alangkah lebih adil kalau ujian masuk disesuaikan dengan sekolah penerima masing-masing? seperti UMPTN / SPMB barangkali, atau pilihan ujian masuk yang terdiri dari berbagai tahapan untuk menilai semua kompetensi, tergantung orientasi masing-masing sekolah penerima, misalnya sekolah teknik tidak terlalu membutuhkan anak dengan kompetensi seni yang sangat tinggi sedangkan nilai fisikanya hampir mencapai nilai minimal.
B. Sekarang kita lihat dari sisi si Anak
Menjadi beban berlebih mungkin terasa sangat berat bagi kebanyakan anak sekolah yang terbiasa santai menghadapi angka-angka merah di rapotnya. Tetapi tidak jika si Anak sudah dilatih dengan terapi penanggulangan stress berlebih sejak dini. Maaf, saya mengambil contoh saat usia SMU dulu. Pendidikan SMU saya mungkin berbeda dengan kebanyakan sekolah negeri maupun swasta lainnya, kehidupan penuh tekanan. Namun di antara tekanan-tekanan tersebut, ada keinginan untuk meraih hasil terbaik di setiap mata pelajaran, bagi saya sekalipun yang harus mengikuti hampir setiap HER yang diadakan. Awalnya saya berpikir bahwa ini adalah mimpi buruk, berdiri di tengah-tengah para Superior dan harus ikut bersaing mendapatkan posisi terbaik, paling tidak untuk bertahan agar tidak terlalu memalukan.
Suasana belajar yang tidak pernah telat diabsen oleh setan kantuk, serta cara mengajar guru yang berbeda-beda, juga kondisi fisik dan mental yang dipaksa untuk tidak hanya memikirkan masalah nilai dan pelajaran formil, agaknya membentuk kami untuk merasa wajib bertanggung jawab terhadap diri sendiri, bertanggung jawab terhadap masa depan yang ditentukan oleh kami sendiri.
Jangankan Ujian Nasional (dulu disebut EBTANAS), ulangan harian biasa saja harus dipaksa memeras otak sedemikian rupa demi menghindari Remidial atau pengulangan ujian bagi para siswa yang mendapat nilai kurang dari 6,00. Belum lagi pengawas ulangan superketat yang tidak mengizinkan sedikitpun kegiatan contek mencontek dan bekerja sama untuk mata pelajaran yang bersifat individu, apalagi mengingat ancaman terberat jika seorang siswa diketahui sedang mencontek atau melakukan tindakan tidak jujur lainnya, yaitu dikeluarkan dari sekolah.
Bandingkan dengan realitas masa kini yang mana saat Ujian Nasional berlangsung dihadapi dengan santai oleh peserta, cukup menunggu kiriman pesan singkat lima menit menjelang waktu ujian berakhir dan menyalin semua jawaban yang dikirimkan oleh “seorang oknum” dunia pendidikan yang menggadaikan masa depan ratusan peserta ujian demi puluhan juta rupiah tak berharga.
C. Dari Sisi Sekolah, Guru dan Orang Tua
Tak jarang hanya demi menjaga nama baik sekolah, agar terkesan memiliki kualitas pendidikan yang baik, pihak Sekolah melakukan berbagai upaya untuk mempertinggi persentase angka kelulusan. Memberikan les tambahan di luar jam pelajaran standar misalnya, sebuah usaha yang patut diacungi jempol ya kan?
Namun ketika pihak Sekolah telah kehabisan cara untuk mempertahankan kredibilitasnya sebagai sekolah terpandang, bisa jadi bukan hanya memperbolehkan peserta ujian untuk melakukan praktek-prektek ketidakjujuran, tetapi bahkan ikut membuka jalan agar siswa dengan mudah dapat memperoleh jawaban yang “belum tentu benar”, atau menyiapkan segepok lembar seratus ribuan yang diserahkan kepada sang pemberi jawaban.
Mirisnya lagi, sang dewa yang diagung-agungkan untuk memberi bocoran jawaban bukanlah orang yang jauh dari dunia pendidikan, bahkan mungkin personil tangguh dari jajaran tim akademis yang setiap hari selalu mengkoar-koarkan teori relativitas einstein atau struktur kalimat S-P-O-K. Okelah anda pintar, tapi perlukah sebegitu sombongnya dengan membuat anak didik menjadi pemalas?? Kalau saya seorang guru, tentu sangat terhina dengan tindakan pelecehan martabat terhadap profesi Guru, tindakan tadi sama saja mengartikan bahwa saya gagal menularkan ilmu yang saya miliki kepada para penerus kehidupan bangsa ya toh? *kecuali ilmu mencontek*, Naudzubillah..
Saya sering memikirkan mengenai kesadaran seorang Guru tentang esensi yang terkandung dalam profesi Guru yang sesungguhnya, yang maaf, akhir-akhir ini jarang dimiliki oleh beberapa Guru di Sekolah. Apakah iya, bekerja hanya untuk mencari uang? Ibu saya seorang Guru, beliau terkadang marah namun lebih sering bersikap sabar mengajari seorang anak kelas 1 yang sedang mencoba membaca dan menulis. Jangan diremehkan kemampuan mengajar beliau dalam bidang Sains, terbukti dalam beberapa kali penanganan persiapan ujian terhadap siswa kelas VI SD, nilai rata-rata kelasnya melonjak naik melebihi target. Kata Ibu “Seorang Guru itu mempunyai kepuasan tersendiri yang tidak terkira tatkala anak muridnya berhasil dan sukses”, lebih dari sekedar hampir dua juta rupiah yang diterimanya setiap bulan.
Dukungan Orang tua mempunyai peran penting terhadap kondisi psikologis si anak. Tuntutan yang terlalu berlebih kepada sang Anak justru semakin membuatnya merasa tertekan. Saya dulu, tidak pernah dituntut untuk mendapatkan nilai tertinggi atau paling tidak menduduki peringkat tiga besar di sekolah, bahkan ketika saya berada pada posisi ke-17 dari 22 siswa, saya tidak pernah sekalipun dimarah karna angka 9 hampir tidak pernah bertengger dalam Rapor SMU saya, alih-alih angka 6 yang semakin banyak menghiasi setiap mata pelajaran. Namun saya tidak lalu bertahan pada posisi yang sama, perubahan yang berjangka, itu yang saya alami semasa 3 tahun di SMU.
Peran orang tua juga sangat berpengaruh terhadap minat dan bakat Anak. Kalau si anak lebih menyukai Sejarah dan Sosiologi, lalu kenapa harus dipaksa masuk ke kelas IPA? Saya sendiri sangat kagum pada para Sosiolog, SEjarawan, maupun Sastrawan yang benar-benar setia di bidangnya. Profesi yang dikaitkan dengan hobi dan kesukaan tentunya lebih baik ya daripada sekedar tahu namun tidak suka.
Bab IV
Cara Mengatasi Perilaku Menyontek
Meskipun tenaga pengajar harus mengambil tindakan untuk mempertahankan dan mengembangkan pola perilaku dipihak siswa yang mendukung belajar disekolah, namun ia akan tetap dihadapkan pada perilaku yang menghambat dan di fromokasikan dengan siswa yang menganggu dan mengancam.
Pada saat ini, tidak dapat disangkal bahwa guru dikelas kerap ditantang untuk mengatasi tingkah laku sejumlah siswa yang deskruftif, lebih – lebih dikota besar. Gejala umum ini bersumber pada berbagai faktor penyebab,yaitu runtuhnya disiplin hidup bersama dalam masyarakat, menipisnya kesadaran dan tanggung jawab sosial banyak kalangan, suasana sekolah yang kurang memberikan kepuasan pada siswa, rasa ketertiban sebagai tenaga kependidikan dipihak sejulah guru yang mengendor. Guru sebagai orang terdekat dalam pembelajaran disekolah, memiliki tanggung jawab membimbing siswa. Tindakan guru pada umumnya dalam pelaksanaan ujian dan ulangan dengan memberikan penguatan dan peneguhan terhadap sikap dan perilaku mereka yang positif, dimana mereka berusaha sendiri menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tertib.
Namun bila tidak ada perilaku positif yang dapat diberikan penguatan dan peneguhan maka dibutuhakan pendekatan lain yaitu:
a. Cuing Promping, yaitu siasat memberikan tanda, guru menyajikan suatu perangsang yang berfungsi sebagai pemberitahuan bahwa siswa diharapkan berbuat sesuatu yang sebenarnya dapat mereka lakukan, tetapi belum dilakukan.
b. Model, yaitu guru memberikan model yang ditiru oleh siswanya.
c. Shaping, yaitu membuat tingkah laku secara berlahan – lahan, yaitu setiap tingkah laku siswa, seperti mengatur buku, menyapa guru atau teman, cara ini memerlukan kesabaran yang sangat dari guru.
Adapun tindakan kuratif guru, berlaku bagi siswa yang sudah terbiasa dengan contek mencontek, dengan memberikan peringatan . bentuk kongkrit dari peringatan dapat bermacam- macam, yaitu :
1. Teguran Verbal, yaitu mendekati siswa tertentu dengan berbicara suara kecil sehingga tidak terdengar oleh teman sekelas.
2. Mengambil suatu hal yang digemari atau disukai siswa, seperti mengikuti kegiatan tertentu atau menyerahkan benda yang dipegangnya.
3. Mengisolasi siswa dari teman – temannya untuk waktu tidak terlalu lama, seperti memindahkannya diruang kosong atau tempat yang jarang dilalui orang.
Jadi dari bentuk tindakan guru yang telah dipaparkan, guru dapat membantu siswanya untuk meninggalkan kebiasaan menyontek dalam ujian atau ulangan dengan berusaha.
a. Membentuk hubungan saling menghargai antara guru –siswa, serta menolong murid bertindak jujur dan tanggung jawab.
b. Membuat dan mendukung peraturan sehubungan dengan menyontek, karena siswa memahami peraturan dari tindakan guru.
c. Mengembangkan kebiasaan dan keterampilan belajar yang baik dan menolong siswa merencanakan, melaksanakan cara belajar siswa.
d. Tidak membiarkan siswa menyontek jika hal tersebut terjadi dalam kelas dengan teguran atau cara lain yang pantas dengan perbuatannya, sebagai penerapan disiplin.
e. Menekankan “ Belajar” lebih sekedar mendapat nilai, yaitu membantu siswa memahami arti belajar sebagai suatu tujuan mereka sekolah, dan nilai akan berarti bila murni dengan kemampuan siswa sendiri.
f. Bertanggung jawab merefleksikan “kebenaran dan kejujuran”, yaitu guru menjadikan diri sebagai teladan siswa dalam menanamkan nilai kebenaran dan kejujuran.
g. Menggunakan test subjektif sebagai dasar proses ulangan dan ujian.
Bab V
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan , menyikapi fenomena contek mencontek dikalangan para siswa sebenarnya kita bisa saja memutus rantai itu dengan menumbuhkan imej dari remaja tersebut bahwa kita bias solider dalam banyak tetapi dalam ujian tunggu dulu. kita kerja sendiri-sendiri, dengan sikap seperti itu maka diharapkan akan meminimalisasi contek menyontek di kalangan remaja. Tumbuhkan rasa percaya diri dengan merasa puas akan hasil kerja sendiri. Mengubah kebiasaan. Mungkin pada awalnya memang bukan hal gampang, tapi kalau kita memang meniatkan dalam hati, percaya deh, nggak ada satu hal apa pun yang nggak mungkin.
daftarperaih nobel
DAFTAR PERAIH NOBEL
By nusagama
DAFTAR PENERIMA HADIAH NOBEL
DAN SEJARAH HADIAH NOBEL
Penghargaan Perdamaian Nobel adalah satu dari lima Penghargaan Nobel yang diadakan atas permintaan oleh penemu dan industrialis Swedia Alfred Nobel. Penghargaan ini diberikan pada orang yang paling giat melaksanakan hubungan yang bersifat internasional, pendiri pergerakan perdamaian atau berusaha mengurangi atau melenyapkan peperangan.
Meskipun Penghargaan Nobel dalam Fisika, Kimia, Medis dan Sastra diberikan pertahun di Stockholm, Penghargaan Perdamaian diberikan di ibukota Norwegia Oslo. Komite Nobel Norwegia, yang anggotanya dipilih oleh Parlemen Norwegia, ditugaskan untuk menenjuk penerima Penghargaan Perdamaian ini, dan hadiah ini diberikan oleh ketuanya, Dr. Ole Danbolt Mjos.
Pada saat Nobel meninggal Swedia dan Norwegia masih dalam “personal union” di mana Parlemen Swedia bertanggungjawab penuh untuk kebijakan luar negeri (dan kebijakan domestik Swedia sebagai tambahan), dan Parlemen Swedia bertanggung jawab hanya untuk kebijakan domestik Norwegia. Alfred Nobel oleh karena itu membuat keputusan bahwa Penghargaan Perdamaian diberikan oleh Norwegia dan bukan Swedia untuk mencegah manipulasi proses pemilihan oleh kekuatan asing.
Tidak seperti Penghargaan Nobel lainnya, Penghargaan Perdamaian Nobel dapat diberikan kepada orang atau organisasi yang masih dalam proses penyelesaian masalah, dan bukan penyelesaian masalah. Dengan begitu, Penghargaan Perdamaian Nobel berbeda dengan seluruh penghargaan Nobel lainnya. Karena hadiah ini dapat diberikan kepada seseorang yang terlibat dalam proses perdamaian yang masih berlangsung, beberapa dari penghargaan tersebut sekarang ini tampaknya ada yang dipertanyakan, terutama ketika proses ini gagal untuk memberikan hasil. Contohnya penghargaan ini diberikan kepada Theodore Roosevelt, Le Duc Tho, dan Henry Kissinger yang lumayan kontroversial dan dikritik; yang terakhir mengakibatkan dua anggota komite yang tidak setuju mengundurkan diri [1]. Komite Nobel juga menerima kritikan dari grup sayap-kanan yang melihat keputusan mereka berdasarkan bias dari sayap-kiri. Mereka terutama menyalahkan penghargaan ini diberikan kepada Yasser Arafat, yang mereka pandang sebagai pendukung terorisme.
Pada tahun 2007 Nobel Perdamaian diberikan kepada Al Gore, mantan wakil presiden Amerika Serikat yang memperingatkan dunia atas ancaman pemanasan global, dan IPCC. Banyak kalangan yang menduga hal tersebut dilakukan untuk menghapus streotipe buruk yang selama ini menempel pada lembaga Nobel. Nobel Perdamaian beberapa kali menimbulkan polemik karena diberikan kepada beberapa orang yang di kemudian hari sama sekali tidak menciptakan kedamaian.
Pengumumannya tidak dilakukan pada tanggal tertentu, tetapi umumnya dilaksanakan pada hari Jumat pertengahan Oktober. Pengumumannya dilangsungkan di gedung Institut Nobel dan telah menjadi peristiwa besar. Penghargaannya sendiri diberikan setiap tahunnya setiap tanggal 10 Desember, tanggal dimana Alfred Nobel meninggal pada tahun 1896. Dari 1905 sampai 1946, upacara penganugerahannya diadakan di Institut Nobel, kemudian dari 1947 diselenggarakan di aula Universitas Oslo, lalu pada 1990 dipindahkan ke balai kota Oslo.
Daftar penerima
Di bawah ini adalah para penerima hadiah Nobel perdamaian sejak 1901. Mereka adalah:
* 1901-Jean Henri Dunant (Swiss)
Frédéric Passy (Perancis)
* 1902-Élie Ducommun dan Charles Albert Gobat (Swiss)
* 1903-Sir William Randal Cremer (Inggris)
* 1904-Institut de droit international (Belgia).
* 1905-Bertha Sophie Felicitas Baronin von Suttner (Austria-Hongaria)
* 1906-Theodore Roosevelt (Amerika Serikat)
* 1907-Ernesto Teodoro Moneta (Italia)
Louis Renault (Perancis)
* 1908-Klas Pontus Arnoldson (Swedia)
Fredrik Bajer (Denmark)
* 1909-Auguste Marie François Beernaert (Belgia)
Paul Henri Benjamin Balluet d’Estournelles de Constant (Prancis)
* 1910-Bureau international permanent de la paix (Swiss)
* 1911-Tobias Michael Carel Asser (Belanda)
Alfred Hermann Fried (Austria-Hongaria)
* 1912-Elihu Root (Amerika Serikat)
* 1913-Henri-Marie La Fontaine (Belgia)
* 1917-Palang Merah Internasional (Swiss)
* 1919-Thomas Woodrow Wilson (Amerika Serikat)
* 1920-Léon Victor Auguste Bourgeois (Perancis)
* 1921-Karl Hjalmar Branting (Swedia)
Christian Lous Lange (Norwegia)
* 1922-Fridtjof Wedel-Jarlsberg Nansen (Norwegia)
* 1925-Austen Chamberlain (Inggris)
Charles Gates Dawes (Amerika Serikat)
* 1926-Aristide Briand (Prancis) dan Gustav Stresemann (Jerman)
* 1927-Ferdinand Buisson (Prancis)
Ludwig Quidde (Jerman)
* 1929-Frank Billings Kellogg (Amerika Serikat)
* 1930-Lars Olof Nathan Söderblom (Swedia)
* 1931-Jane Addams (Amerika Serikat)
Nicholas Murray Butler (Amerika Serikat)
* 1933-Sir Ralph Norman Angell (Inggris)
* 1934-Arthur Henderson (Inggris)
* 1935-Carl von Ossietzky (Jerman)
* 1936-Carlos Saavedra Lamas (Argentina)
* 1937-Robert Cecil (Inggris)
* 1938-Office international Nansen pour les réfugiés (Swiss)
* 1944-Komite Internasional Palang Merah (Swiss)
* 1945-Cordell Hull (Amerika Serikat)
* 1946-Emily Greene Balch (Amerika Serikat)
John Raleigh Mott (AS)
* 1947-Friends Service Council (Inggris) dan American Friends Service Committee (Amerika Serikat)
* 1949-John Boyd Orr (Inggris)
* 1950-Ralph Bunche (Amerika Serikat)
* 1951-Léon Jouhaux (Perancis)
* 1952-Albert Schweitzer (Perancis)
* 1953-George Catlett Marshall (Amerika Serikat)
* 1954-UNHCR
* 1957-Lester Bowles Pearson (Kanada)
* 1958-Dominique Pire (Belgia)
* 1959-Philip John Noel-Baker (Inggris)
* 1960-Albert John Lutuli (Afrika Selatan)
* 1961-Dag Hjalmar Agne Carl Hammarskjöld (Swedia)
* 1962-Linus Carl Pauling (Amerika Serikat)
* 1963-Komite Internasional Palang Merah dan Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (Swiss)
* 1964-Martin Luther King Jr (Amerika Serikat)
* 1965-UNICEF
* 1968-René Cassin (Perancis)
* 1969-Organisasi Buruh Internasional
* 1970-Norman Ernest Borlaug (Amerika Serikat)
* 1971-Willy Brandt (Jerman Barat)
* 1973-Henry Alfred Kissinger (Amerika Serikat) dan Lê Ðức Thọ (Vietnam, menolak)
* 1974-Seán MacBride (Irlandia)
Eisaku Satō (佐藤榮作) (Jepang)
* 1975-Andrei Dmitrievich Sakharov (Uni Soviet)
* 1976-Betty Williams dan Mairead Corrigan (Irlandia Utara)
* 1977-Amnesti Internasional, London
* 1978-Mohamed Anwar al-Sadat (Mesir) dan Menachem Begin (Israel)
* 1979-Bunda Teresa (Albania)
* 1980-Adolfo Pérez Esquivel (Argentina)
* 1981-UNHCR
* 1982-Alva Reimer Myrdal (Swedia) dan Alfonso García Robles (Meksiko)
* 1983-Lech Walesa (Polandia)
* 1984-Desmond Mpilo Tutu (Afrika Selatan)
* 1985-International Physicians for the Prevention of Nuclear War (Amerika Serikat)
* 1986-Elie Wiesel (Amerika Serikat)
* 1987-Óscar Rafael de Jesús Arias Sánchez (Kosta Rika)
* 1988-United Nations Peacekeeping Forces
* 1989-Dalai Lama XIV (Tibet)
* 1990-Mikhail Sergeyevich Gorbachev (Uni Soviet)
* 1991-Aung San Suu Kyi (Myanmar)
* 1992-Rigoberta Menchú Tum (Guatemala)
* 1993-Nelson Mandela (Afrika Selatan) dan Frederik Willem de Klerk (Afrika Selatan)
* 1994-Yasser Arafat (Palestina), Shimon Peres (Israel) dan Yitzhak Rabin (Israel)
* 1995-Joseph Rotblat (Polandia/Inggris) dan Pugwash Conferences on Sciences and World Affairs (Amerika Serikat)
* 1996-Carlos Filipe Ximenes Belo (Indonesia yang telah memisahkan diri menjadi negara Timor Timur) dan Xanana Gusmao, diterima oleh José Manuel Ramos Horta (Timor Timur)
* 1997-International Campaign to Ban Landmines dan Jody Williams (Amerika Serikat)
* 1998-John Hume dan William David Trimble (Amerika Serikat)
* 1999-Médecins Sans Frontières, (Amerika Serikat)
* 2000-Kim Dae Jung (金大中) (Korea Selatan)
* 2001-PBB dan Kofi Atta Annan (Ghana)
* 2002-Jimmy Carter (Amerika Serikat)
* 2003-Shirin Ebadi (شیرین :عبادی), (Iran)
* 2004-Wangari Muta Maathai (Kenya)
* 2005-Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan Mohamed ElBaradei (Mesir)
* 2006-Muhammad Yunus dan Grameen Bank (Bangladesh)
* 2007-Albert Arnold Gore (Amerika Serikat) dan IPCC
Macam-macam penghargaan Nobel selain perdamaian:
* Penghargaan Nobel dalam Fisika
* Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran
* Penghargaan Nobel dalam Kimia
* Penghargaan Nobel dalam Sastra
* Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_penerima_Nobel_Perdamaian#Daftar_penerima, diacces tgl 15 Januari 2008
Tulisan ini dikirim pada pada Januari 15, 2008 1:38
By nusagama
DAFTAR PENERIMA HADIAH NOBEL
DAN SEJARAH HADIAH NOBEL
Penghargaan Perdamaian Nobel adalah satu dari lima Penghargaan Nobel yang diadakan atas permintaan oleh penemu dan industrialis Swedia Alfred Nobel. Penghargaan ini diberikan pada orang yang paling giat melaksanakan hubungan yang bersifat internasional, pendiri pergerakan perdamaian atau berusaha mengurangi atau melenyapkan peperangan.
Meskipun Penghargaan Nobel dalam Fisika, Kimia, Medis dan Sastra diberikan pertahun di Stockholm, Penghargaan Perdamaian diberikan di ibukota Norwegia Oslo. Komite Nobel Norwegia, yang anggotanya dipilih oleh Parlemen Norwegia, ditugaskan untuk menenjuk penerima Penghargaan Perdamaian ini, dan hadiah ini diberikan oleh ketuanya, Dr. Ole Danbolt Mjos.
Pada saat Nobel meninggal Swedia dan Norwegia masih dalam “personal union” di mana Parlemen Swedia bertanggungjawab penuh untuk kebijakan luar negeri (dan kebijakan domestik Swedia sebagai tambahan), dan Parlemen Swedia bertanggung jawab hanya untuk kebijakan domestik Norwegia. Alfred Nobel oleh karena itu membuat keputusan bahwa Penghargaan Perdamaian diberikan oleh Norwegia dan bukan Swedia untuk mencegah manipulasi proses pemilihan oleh kekuatan asing.
Tidak seperti Penghargaan Nobel lainnya, Penghargaan Perdamaian Nobel dapat diberikan kepada orang atau organisasi yang masih dalam proses penyelesaian masalah, dan bukan penyelesaian masalah. Dengan begitu, Penghargaan Perdamaian Nobel berbeda dengan seluruh penghargaan Nobel lainnya. Karena hadiah ini dapat diberikan kepada seseorang yang terlibat dalam proses perdamaian yang masih berlangsung, beberapa dari penghargaan tersebut sekarang ini tampaknya ada yang dipertanyakan, terutama ketika proses ini gagal untuk memberikan hasil. Contohnya penghargaan ini diberikan kepada Theodore Roosevelt, Le Duc Tho, dan Henry Kissinger yang lumayan kontroversial dan dikritik; yang terakhir mengakibatkan dua anggota komite yang tidak setuju mengundurkan diri [1]. Komite Nobel juga menerima kritikan dari grup sayap-kanan yang melihat keputusan mereka berdasarkan bias dari sayap-kiri. Mereka terutama menyalahkan penghargaan ini diberikan kepada Yasser Arafat, yang mereka pandang sebagai pendukung terorisme.
Pada tahun 2007 Nobel Perdamaian diberikan kepada Al Gore, mantan wakil presiden Amerika Serikat yang memperingatkan dunia atas ancaman pemanasan global, dan IPCC. Banyak kalangan yang menduga hal tersebut dilakukan untuk menghapus streotipe buruk yang selama ini menempel pada lembaga Nobel. Nobel Perdamaian beberapa kali menimbulkan polemik karena diberikan kepada beberapa orang yang di kemudian hari sama sekali tidak menciptakan kedamaian.
Pengumumannya tidak dilakukan pada tanggal tertentu, tetapi umumnya dilaksanakan pada hari Jumat pertengahan Oktober. Pengumumannya dilangsungkan di gedung Institut Nobel dan telah menjadi peristiwa besar. Penghargaannya sendiri diberikan setiap tahunnya setiap tanggal 10 Desember, tanggal dimana Alfred Nobel meninggal pada tahun 1896. Dari 1905 sampai 1946, upacara penganugerahannya diadakan di Institut Nobel, kemudian dari 1947 diselenggarakan di aula Universitas Oslo, lalu pada 1990 dipindahkan ke balai kota Oslo.
Daftar penerima
Di bawah ini adalah para penerima hadiah Nobel perdamaian sejak 1901. Mereka adalah:
* 1901-Jean Henri Dunant (Swiss)
Frédéric Passy (Perancis)
* 1902-Élie Ducommun dan Charles Albert Gobat (Swiss)
* 1903-Sir William Randal Cremer (Inggris)
* 1904-Institut de droit international (Belgia).
* 1905-Bertha Sophie Felicitas Baronin von Suttner (Austria-Hongaria)
* 1906-Theodore Roosevelt (Amerika Serikat)
* 1907-Ernesto Teodoro Moneta (Italia)
Louis Renault (Perancis)
* 1908-Klas Pontus Arnoldson (Swedia)
Fredrik Bajer (Denmark)
* 1909-Auguste Marie François Beernaert (Belgia)
Paul Henri Benjamin Balluet d’Estournelles de Constant (Prancis)
* 1910-Bureau international permanent de la paix (Swiss)
* 1911-Tobias Michael Carel Asser (Belanda)
Alfred Hermann Fried (Austria-Hongaria)
* 1912-Elihu Root (Amerika Serikat)
* 1913-Henri-Marie La Fontaine (Belgia)
* 1917-Palang Merah Internasional (Swiss)
* 1919-Thomas Woodrow Wilson (Amerika Serikat)
* 1920-Léon Victor Auguste Bourgeois (Perancis)
* 1921-Karl Hjalmar Branting (Swedia)
Christian Lous Lange (Norwegia)
* 1922-Fridtjof Wedel-Jarlsberg Nansen (Norwegia)
* 1925-Austen Chamberlain (Inggris)
Charles Gates Dawes (Amerika Serikat)
* 1926-Aristide Briand (Prancis) dan Gustav Stresemann (Jerman)
* 1927-Ferdinand Buisson (Prancis)
Ludwig Quidde (Jerman)
* 1929-Frank Billings Kellogg (Amerika Serikat)
* 1930-Lars Olof Nathan Söderblom (Swedia)
* 1931-Jane Addams (Amerika Serikat)
Nicholas Murray Butler (Amerika Serikat)
* 1933-Sir Ralph Norman Angell (Inggris)
* 1934-Arthur Henderson (Inggris)
* 1935-Carl von Ossietzky (Jerman)
* 1936-Carlos Saavedra Lamas (Argentina)
* 1937-Robert Cecil (Inggris)
* 1938-Office international Nansen pour les réfugiés (Swiss)
* 1944-Komite Internasional Palang Merah (Swiss)
* 1945-Cordell Hull (Amerika Serikat)
* 1946-Emily Greene Balch (Amerika Serikat)
John Raleigh Mott (AS)
* 1947-Friends Service Council (Inggris) dan American Friends Service Committee (Amerika Serikat)
* 1949-John Boyd Orr (Inggris)
* 1950-Ralph Bunche (Amerika Serikat)
* 1951-Léon Jouhaux (Perancis)
* 1952-Albert Schweitzer (Perancis)
* 1953-George Catlett Marshall (Amerika Serikat)
* 1954-UNHCR
* 1957-Lester Bowles Pearson (Kanada)
* 1958-Dominique Pire (Belgia)
* 1959-Philip John Noel-Baker (Inggris)
* 1960-Albert John Lutuli (Afrika Selatan)
* 1961-Dag Hjalmar Agne Carl Hammarskjöld (Swedia)
* 1962-Linus Carl Pauling (Amerika Serikat)
* 1963-Komite Internasional Palang Merah dan Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (Swiss)
* 1964-Martin Luther King Jr (Amerika Serikat)
* 1965-UNICEF
* 1968-René Cassin (Perancis)
* 1969-Organisasi Buruh Internasional
* 1970-Norman Ernest Borlaug (Amerika Serikat)
* 1971-Willy Brandt (Jerman Barat)
* 1973-Henry Alfred Kissinger (Amerika Serikat) dan Lê Ðức Thọ (Vietnam, menolak)
* 1974-Seán MacBride (Irlandia)
Eisaku Satō (佐藤榮作) (Jepang)
* 1975-Andrei Dmitrievich Sakharov (Uni Soviet)
* 1976-Betty Williams dan Mairead Corrigan (Irlandia Utara)
* 1977-Amnesti Internasional, London
* 1978-Mohamed Anwar al-Sadat (Mesir) dan Menachem Begin (Israel)
* 1979-Bunda Teresa (Albania)
* 1980-Adolfo Pérez Esquivel (Argentina)
* 1981-UNHCR
* 1982-Alva Reimer Myrdal (Swedia) dan Alfonso García Robles (Meksiko)
* 1983-Lech Walesa (Polandia)
* 1984-Desmond Mpilo Tutu (Afrika Selatan)
* 1985-International Physicians for the Prevention of Nuclear War (Amerika Serikat)
* 1986-Elie Wiesel (Amerika Serikat)
* 1987-Óscar Rafael de Jesús Arias Sánchez (Kosta Rika)
* 1988-United Nations Peacekeeping Forces
* 1989-Dalai Lama XIV (Tibet)
* 1990-Mikhail Sergeyevich Gorbachev (Uni Soviet)
* 1991-Aung San Suu Kyi (Myanmar)
* 1992-Rigoberta Menchú Tum (Guatemala)
* 1993-Nelson Mandela (Afrika Selatan) dan Frederik Willem de Klerk (Afrika Selatan)
* 1994-Yasser Arafat (Palestina), Shimon Peres (Israel) dan Yitzhak Rabin (Israel)
* 1995-Joseph Rotblat (Polandia/Inggris) dan Pugwash Conferences on Sciences and World Affairs (Amerika Serikat)
* 1996-Carlos Filipe Ximenes Belo (Indonesia yang telah memisahkan diri menjadi negara Timor Timur) dan Xanana Gusmao, diterima oleh José Manuel Ramos Horta (Timor Timur)
* 1997-International Campaign to Ban Landmines dan Jody Williams (Amerika Serikat)
* 1998-John Hume dan William David Trimble (Amerika Serikat)
* 1999-Médecins Sans Frontières, (Amerika Serikat)
* 2000-Kim Dae Jung (金大中) (Korea Selatan)
* 2001-PBB dan Kofi Atta Annan (Ghana)
* 2002-Jimmy Carter (Amerika Serikat)
* 2003-Shirin Ebadi (شیرین :عبادی), (Iran)
* 2004-Wangari Muta Maathai (Kenya)
* 2005-Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan Mohamed ElBaradei (Mesir)
* 2006-Muhammad Yunus dan Grameen Bank (Bangladesh)
* 2007-Albert Arnold Gore (Amerika Serikat) dan IPCC
Macam-macam penghargaan Nobel selain perdamaian:
* Penghargaan Nobel dalam Fisika
* Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran
* Penghargaan Nobel dalam Kimia
* Penghargaan Nobel dalam Sastra
* Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_penerima_Nobel_Perdamaian#Daftar_penerima, diacces tgl 15 Januari 2008
Tulisan ini dikirim pada pada Januari 15, 2008 1:38
makalah kenakalan remaja
Makalah : Sejarah internet
ISI RESUME
A. SEJARAH INTERNET
Internet berasal dari pada istilah Internet working yang bermaksud ‘sistem komunikasi antara rangkaian’. Internet membolehkan komunikasi dua hala dan pertukaran maklumat secara bebas berlaku. Ia merupakan jalinan rangkaian yang terbesar di dunia yang menghubungkan rangkaian komputer yang berselerak di serata dunia dikenali sebagai hos yang membekalkan berbagai kemudahan dan perkhidmatan kepada penggunanya. Komputer bukanlah internet, ia hanya sekadar alat yang menyalurkan dan memungkinkan komunikasi terlaksana. Jalinan internet terlaksana menerusi panduan bersama yang dikenali sebagai protokol. Protokol yang digunakan untuk komunikasi dan penghantaran data ialah Protokol Kawalan Penghantaran/ Protokol Internet atau TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol).
Antara peranan internet ialah;
• Berkomunikasi menerusi mel elektronik
• Memperoleh maklumat terkini menerusi World Wide Web (www)
• Memindahkan fail dari sistem hos menerusi File Transfer Protocol (FTP)
• Mengadakan forum elektronik menerusi Usenet
• Menggunakan capaian komputer jarak jauh (remote login) menerusi Telnet
• Berkomunikasi menerusi Internet Relay Chat (IRC)
Secara umumnya, kelahiran internet telah mula tercetus pada tahun 1957. Pelancaran satelit Sputnik oleh Russia pada masa itu telah menyebabkan Amerika Syarikat menubuhkan ARPA (Advance Research Projects Agency), yaitu sebuah agensi di bawah penyeliaan Jabatan Pertahanan Amerika Syarikat. Objektif utama penubuhan ARPA adalah untuk membangunkan teknologi dalam bidang ketenteraan yang dapat bersaing dengan kuasa luar dalam pelbagai bidang, termasuk sains dan teknologi.
Melalui ARPA, teori pensuisan paket (packet-switching networks: PS-networks) telah diperkenalkan dibuat pertama kali oleh Leonard Kleinrock, melalui kertas kerjanya yang bertajuk “Information Flow in Large Communication Nets” pada bulan Juli 1961. Teori ini kemudian telah dimajukan oleh Paul Baran dan telah dibentangkan di Simposium ACM di Gatlinburg, Tennessee pada bulan Oktober 1967. Teori PS-network seterusnya dipersembahkan kepada ARPA pada tahun 1968. Berikut dengan itu, cadangan untuk menubuhkan ARPANET telah dikemukakan pada bulan Agustus 1968 dan maklum balas terhadap cadangan tersebut telah diterima pada bulan September tahun yang sama. Untuk menjayakan ARPANET, University of California Los Angeles telah ditawarkan kontrak untuk memainkan fungsi sebagai Network Measurement Center (NIC) pada bulan Oktober 1968 manakala Bolt Beranek and Newman, Inc. (BBN) ditawarkan kontrak “Packet Switch” untuk membina “Interface Message Processors (IMPs)”. Pada tahun 1969 ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) telah dihasilkan. Rangkaian ini menggunakan mini komputer Honeywell DDP-516 dengan 12K ingatan. Rangkaian ini menghubungkan empat buah komputer yang bertindak sebagai nod, yaitu di UCLA sebagai Network Measurement Center, Stanford Research Institute sebagai Network Information Center (NIC), University of California Santa Barbara (UCSB) dan University of Utah. Kesemua nod ini adalah merupakan hubungan antara Jabatan Pertahanan Amerika Syarikat dengan penyelidik ketenteraan di universiti. Tujuan asas ARPANET adalah untuk membentuk suatu rangkaian komunikasi bertujuan mempertahankan diri dari serangan musuh dan perbuatan sabotaj. Di samping itu, ia juga bertujuan membangunkan rangkaian yang membenarkan para saintis dan penyelidik berkongsi sumber maklumat. ARPANET juga bertujuan membangunkan satu rangkaian yang mudah alih dan bebas daripada kongkongan pihak-pihak tertentu. Rangkaian ARPANET ini dijalinkan dengan berasaskan kepada Protokol Kawalan Rangkaian (NCP : Network Control Protokol).
Pada bulan Juli 1970, satu lagi rangkaian telah berjaya dioperasikan oleh Norman Abramson, dari University of Hawaii. Rangkaian ini diberi nama ALOHANet, hanya terdiri daripada hubungan 15 buah nod dalam jaringan yaitu UCLA, SRI, UCSB, Univ of Utah, BBN, MIT, RAND, SDC, Harvard, Lincoln Lab, Stanford, UIU(C), CWRU, CMU dan NASA/Ames. BBN kemudian mula membina Interface Messages Processors menggunakan Honeywell 316 yang lebih murah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keupayaan IMPs yang hanya membenarkan sambungan 4 hos. Oleh itu BBN membina terminal IMPs baru yang membenarkan sambungan sehingga 64 hos. Bilangan nod ini berkembang kepada 40 buah pada tahun 1972. Akhirnya ALOHANet disambungkan dengan ARPANET pada tahun 1972.
Pada tahun 1971, Ray Tomlinson daripada BBN telah berjaya mencipta perisian untuk aplikasi mel elektronik (e-mail) yang digunakan untuk menghantar dan menerima pesanan melalui rangkaian komputer. Beliau memperbaiki lagi perisian e-mail untuk ARPANET untuk menjadikan e-mail lebih berkesan pada tahun berikutnya. Simbol @ telah dipilih sebagai tanda “at” berdasarkan “Tomlinson's Model 33 Teletype”.
International Conference on Computer Communications (ICCC) telah dianjurkan oleh Bob Kahn di Washington D.C. Hilton pada bulan Oktober 1972. Dalam ICCC ini ARPANET telah mengadakan demonstrasi bagi menunjukkan kebolehan berkomunikasi menggunakan komputer. Dalam demonstrasi tersebut, mereka menggunakan 40 buah komputer yang dihubungkan dengan Terminal Interface Processor (TIP). Di sini juga perbualan langsung yang pertama secara “computer-to-computer chat” diadakan antara seorang psikotik, Parry di Stanford dengan seorang doktor di BBN. Hasil daripada ICCC, International Network Working Group (INWG) telah ditubuhkan. Badan ini ditubuhkan setelah mesyuarat di ICCC mengenal pasti keperluan untuk menyatukan usaha-usaha untuk memajukan lagi teknologi rangkaian komputer. Vinton Cerf telah dilantik sebagai pengerusi INWG yang pertama. Lanjutan dari ICCC juga, Louis Pouzin telah mengepalai Perancis dalam usaha mewujudkan hubungan antara rangkaian ARPANET – CYCLADES.
Pada tahun 1973, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memulakan suatu program penyelidikan untuk mengkaji teknik-teknik dan teknologi untuk menghubungkan jaringan komunikasi antara beberapa jaringan komputer yang mereka miliki. Objektif penyelidikan ini adalah untuk membangunkan suatu protokol komunikasi yang akan membenarkan jaringan komputer berkomunikasi melalui pelbagai peringkat jaringan yang mempunyai hubungan yang berkesan. Projek ini dikenali sebagai “Internetting Project” dan sistem yang dihasilkan melalui rangkaian ini dikenali sebagai “Internet”. Protokol sistem yang dibangunkan melalui penyelidikan ini dikenali sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol). ARPANET melakukan pencapaian antara bangsa yang pertama pada bulan Mei 1973, apabila University College of London di England dan Royal Radar Establishment di Norway dihubungkan dengan rangkaian itu. Vinton Cerf dan Bob Kahn seterusnya membentangkan asas idea-idea internet yang didapati di INWG di University of Sussex, Brighton, United Kingdom pada bulan September tahun 1973.
Tahun berikutnya (1974), Vinton Cerf dan Bob Kahn telah membentangkan kertas kerja yang bertajuk “A Protocol for Packet Network Internetworking” yang menjadi garis panduan asas kepada “Transmission Control Protocol” (TCP). Kemudian, dalam tahun 1974 juga. BBN telah membuka Telenet, yang merupakan perkhidmatan “packet data” yang pertama untuk kegunaan awam. Perkhidmatan ini juga merupakan versi komersial ARPANET.
Perkembangan diteruskan lagi pada tahun 1975, Steve Walker telah mencipta “mailing list” ARPANET yang pertama (MsgGroup). Aplikasi “mailing list” telah dimurnikan lagi oleh Einar Stefferud setelah versi asal mailing list tidak diautomasikan secara menyeluruh. Stefferud telah membagikan mailing list mengikut kategori yang diminati oleh pengguna pada masa itu. Kategori sains fiksyen , SF-Lovers, telah menjadi kategori yang paling popular pada masa itu.
Pada tahun 1975 juga, aplikasi mel elektronik dimajukan lagi oleh John Vittal melalui MSG, yang merupakan perisian mel elektronik yang pertama yang mempadukan semua kemudahan mel termasuk membalas, meneruskan mel dan kemudahan fail dalam mel. Tahun 1975 juga turut menyaksikan hubungan menggunakan satelit yang pertama merentasi dua lautan dari Amerika Syarikat ke Hawaii dan United Kingdom dalam ujian pemulaan TCP. Ujian satelit ini dijalankan oleh Stanford, BBN dan UCL. TCP kemudiannya dipecahkan kepada TCP dan IP pada tahun 1978.
Dalam tahun 1976, UUCP (Unix-to-Unix Copy Protocol) dibangunkan di makmal AT&T Bell dan dipasarkan bersama-sama UNIX setahun kemudian. Aplikasi UUCP ini kemudian digunakan dalam Usenet pada taun 1979. Larry Landweber daripada Universiti Wisconsin pula telah menghasilkan THEORYNET yang menyediakan kemudahan mel elektronik kepada lebih seratus penyelidik dalam bidang sains komputer pada tahun 1977. Sistem ini dibangunkan berdasarkan kepada sistem Telenet yang diasaskan oleh ARPA.
Pada tahun 1977 juga, satu lagi organisasi turut mengambil bagian dalam perkembangan internet, yaitu Tymshare. Tymshare telah melancarkan sistem rangkaian mereka, Tymnet. ARPANET juga telah mengadakan demonstrasi operasi Internet Protocol yang pertama pada bulan Juli1977. Demonstrasi ini melibatkan rangkaian ARPANET, SF Bay Packet Radio dan Atlantic SATNET dengan sokongan BBN yang menyediakan gateways.
Pada tahun 1979, suatu mesyuarat antara Universiti Wisconsin, DARPA, National Science Foundation (NSF) dan saintis-saintis komputer dari universiti-universiti telah diselenggarakan oleh Larry Landweber. Mesyuarat ini bertujuan untuk menubuhkan sebuah Jabatan Sains Komputer yang menumpukan perhatian terhadap penyelidikan dalam bidang rangkaian komputer.
ARPA pula menubuhkan Internet Configuration Control Board (ICCB) pada 1979. Dalam perkembangan mel elektronik pula, pada 12 April 1979, Kevin MacKenzie telah menghantar mel elektronik kepada MsgGroup yang mencadangkan penambahan penggunaan simbol-simbol yang menunjukkan emosi menggunakan tanda-tanda bacaan dan teks. Sebagai contoh penggunaan tanda “-)” untuk menunjukkan senyuman. Cadangan ini kemudiannya telah diterima oleh pengguna-pengguna MsgGroup dan telah digunakan secara meluas sehingga kini. Simbol-simbol ini kemudiannya dikenali sebagai emoticon.
Gangguan virus dalam internet yang pertama telah dikesan pada 27 Oktober 1980 apabila ARPANET menggantungkan sistem mereka setelah secara tidak sengaja, mereka menerima mesage ancaman virus.
Pada tahun 1981 BITNET (Because It's Time NETwork) telah ditubuhkan. BITNET dimulakan sebagai asas kerjasama City University of New York, dengan hubungan yang pertama dirangkaikan ke Yale.
BITNET menyediakan kemudahan mel elektronik dan server “listserv” yang dimanfaatkan sebagai kemudahan pindahan fail.
Kemudian CSNET (Computer Science NETwork) telah dibina oleh sepasukan saintis komputer gabungan University of Delaware, Purdue University, University of Wisconsin, RAND Corporation dan BBN melalui sumber keuangan yang disediakan oleh NSF. Pasukan ini bertujuan untuk menyediakan perkhidmatan rangkaian, terutamanya mel elektronik untuk saintis-saintis di unversiti-universiti yang tidak mempunyai capaian ke ARPANET. CSNET kemudiannya lebih dikenali sebagai Computer and Science Network. Sementara itu, France Telecom telah memperkenalkan Minitel (Teletel) ke seluruh Perancis.
Pada tahun 1982, Norway memperkembang rangkaian komputernya kepada hubungan Internet menggunakan TCP/IP melalui SATNET setelah DCA dan ARPA menetapkan TCP/IP sebagai protokol internet untuk ARPANET. Jabatan Pertahanan Amerika Syarikat turut mengiktiraf TCP/IP untuk kegunaan mereka.
Pada tahun 1983, University of Wisconsin telah menggunakan nama kepada server mereka menjadikan pengguna tidak lagi perlu mengingat alamat server. Ini memudahkan pengguna mengingat nama server daripada menghafal nama untuk mengakses rangkaian. Pada tahun 1983, bilangan sambungan rangkaian komputer terus meningkat dengan Stuttgart dan Korea turut dihubungkan. Bagi kawasan Eropa pula, Movement Information Net (MINET) yang telah dimulakan secara sendiri pada awal tahun telah disambungkan dengan Internet pada bulan September.
ARPANET dibagi menjadi ARPANET dan MILNET, yang kemudian dipadukan dengan Defense Data Network pada tahun 1982. Keseluruhannya 113 nod, MILNET diserahkan 68 nod.
Stesen kerja desktop juga telah dihubungkan dengan internet, kebanyakan menggunakan Berkeley UNIX (4.2 BSD) yang turut menggunakan perisian rangkaian yang mempunyai IP. Di samping itu, European Academic and Research Network (EARN) telah didirikan. EARN menggunakan kaedah kerja mirip BITNET dengan gateway disumbangkan oleh IBM.
Pada tahun 1984, Domain Name System (DNS) mula diperkenalkan yang menyeragamkan DNS di semua hos. Pada masa itu, jumlah hos telah mencapai 1000 buah. Rangkaian internet juga terus berkembang dengan penglibatan Jepun melalui Japan Unix Network (JUNET) menggunakan Unix to Unix Copy Protocol (UUCP). Di United Kingdom, SERCnet telah ditukar kepada Joint Academic Network (JANET), menggunakan Coloured Book Protocol. Kanada pula memulakan usaha selama setahun untuk menyediakan universiti-universitinya melengkapkan rangkaian komputer. Kemudian, NetNorth Network dirangkaikan ke BITNET di Ithaca dari Toronto.
Information Sciences Institute (ISI) di USC telah dipertanggungjawabkan untuk menyediakan DNS untuk root management DCA, dan SRI untuk pendaftaran DNS NIC. Berikutnya, symbolic.com telah didaftarkan secara resmi pada 15 Maret 1985 dan merupakan domain pertama yang menerima pendaftaran resmi tersebut. Kumpulan domain pertama yang turut didaftarkan secara resmi ialah cmu.edu, purdue.edu, rice.edu, ucla.edu (April 1985), css.gov (Juni 1985) dan mitre.org, (Juli 1985).
Pada tahun 1986, NSFNET diperkenalkan dengan kelajuan backbone 56Kbps. NSF menyediakan lima pusat super-computing untuk menyediakan perkomputeran berkuasa tinggi untuk digunakan oleh pelanggan-pelanggan internet. Lima pusat tersebut ialah JVNC di Princeton, PSC di Pittsburgh, SDSC di UCSD, NCSA di UIUC dan Theory Center di Cornell. Rangkaian ini membenarkan sambungan yang lebih banyak, terutama daripada universiti-universiti. Dengan komputer berkuasa tinggi yang ada, NSFNET menyediakan operasi dengan SDSCNET, JVNCNET, SURANET dan NYSERNET. Perkhidmatan Freenet yang pertama telah diperkenalkan di Cleveland. Hanya mula on-line pada 16 Juli di bawah naungan Society for Public Access Computing (SoPAC). Freenet yang berikutnya telah disediakan oleh National Public Telecomputing Network (NPTN) pada tahun 1989. Pada tahun 1986, Network News Transfer Protocol (NNTP) direka untuk menambahkan keupayaan Usenet dalam meninggikan prestasi TCP/IP. U.S. National Science Foundation (NSF) pula telah memulakan pembangunan projek NSFNET yang mana pada hari ini menyediakan sebagian besar daripada backbone perkhidmatan komunikasi internet. Dengan kelajuan backbone 56Kbps, NSFNET mampu membawa arahan daripada 12 bilion paket sebulan dalam talian kepunyaannya.
Pada tahun 1987, NSF telah menandatangani persetujuan kerjasama untuk menguruskan backbone NSFNET bersama-sama Merit Network, Inc. IBM dan MCI terlibat dalam NSFNET melalui persefahaman dengan Merit. Merit, IBM, and MCI kemudian mendirikan ANS. Sementara itu, kajian Rick Adams dan Mike O'Dell dengan bantuan kewangan Usenix telah menghasilkan UUNET. UUNET digunakan untuk menyediakan UUCP komersial dan pencapaian ke Usenet. Pada 20 September 1987, jalinan mel elektronik dihubungkan antara Jerman dengan China menggunakan protokol CSNET. Mesage pertama telah dihantar dari China.
Pada masa yang sama, perkembangan penggunaan internet terus berkembang dengan bilangan hos meningkat kepada 10,000 dan hos BITNET telah melebihi 1,000.
Pada 2 November 1988, kejutan virus telah berlaku dalam dunia internet dengan serangan Internet worm yang merebak melalui internet. Serangan ini menjangkiti lebih kurang 6,000 hos daripada 60,000 hos yang terdapat di internet. Lanjutan daripada peristiwa ini, CERT (Computer Emergency Response Team) yang didirikan oleh DARPA yang bertanggungjawab menjalankan pameran di Morris mengenai worm incident. Sementara itu, NSFNET telah meningkatkan keupayaan backbone mereka kepada T1 yaitu 1.544Mbps. Pada tahun yang sama, satu lagi rangkaian, yaitu CERFnet (California Education and Research Federation network) telah didirikan oleh Susan Estrada. Pada bulan Desember, Internet Assigned Numbers Authority (IANA) didirikan dengan Jon Postel bertindak sebagai Pengarah. Postel juga merupakan Penyunting di RFC dan juga merupakan pendaftar di US Domain untuk beberapa tahun.
Perkembangan lain dalam internet ialah pembangunan perisian Internet Relay Chat (IRC) oleh Jarkko Oikarinen. Sekumpulan rangkaian komputer di Kanada dihubungkan dengan NSFNET, yaitu Onet melalui Cornell, RISQ melalui Princeton, Bcnet melalui Universiti Washington. Pada tahun ini, Kanada (CA), Denmark (DK), Finland (FI), Perancis (FR), Iceland (IS), Norway (NO) dan Sweden (SE) telah mempunyai hubungan kepada NSFNET.
Pada tahun 1989, penggunaan internet terus meningkat dengan bilangan hos bertambah kepada 100000. RIPE (Reseaux IP Europeens) kemudian didirikan oleh European service providers untuk menentukan keperluan pentabiran dan kordinasi teknikal untuk membolehkan operasi dari pan-European IP Network. Mel elektronik komersial yang pertama telah dilakukan antara menggunakan kemudahan Internet: MCI Mail antara Corporation for the National Research Initiative (CNRI), dengan Compuserve melalui Ohio State University. Ini diikuti oleh pendirian Corporation for Research and Education Networking (CREN) pada bulan Agustus hasil pemasukan CSNET ke dalam BITNET. Beberapa negara telah turut menghubungkan rangkaian mereka dengan NSFNET yaitu Australia (AU), Jerman (DE), Israel (IL), Itali (IT), Jepun (JP), Mexico (MX), Belanda (NL), New Zealand (NZ), Puerto Rico (PR) dan United Kingdom (UK).
Perkembangan era 1990an dimulakan dengan pemberhentian ARPANET dan Electronic Frontier Foundation diasaskan oleh Mitch Kapor. Peter Scott dari University of Saskatchewan melancarkan Hytelnet. Ini diikuti oleh perkembangan global internet dengan world on-line melalui world.std.com dan ini menjadi penyedia pencapaian Internet dial-up komersial yang pertama. Tahun 1990 juga telah memulakan aplikasi mesin kawalan jauh yang pertama apabila John Romkey menyambungkan Internet Toaster kepada internet yang dikawal melalui SNMP. Penemuan Romkey telah menjadi isu hangat di Interop.
Pada tahun 1991, Wide Area Information Servers (WAIS), dimajukan oleh Brewster Kahle, dan dilancarkan oleh Thinking Machines Corporation. Paul Lindner dan Mark P. McCahill dari University of Minnessota pula melancarkan Gopher. Sementara itu, Tim Berners-Lee membangunkan World-Wide Web (WWW) dan dilancarkan oleh CERN dan Philip Zimmerman melancarkan PGP (Pretty Good Privacy). Menyadari perkembangan pesat yang berlaku, US High Performance Computing Act (Gore 1) mendirikan National Research and Education Network (NREN) untuk menyelidik dan memajukan teknologi rangkaian.
Pada masa yang sama, backbone NSFNET dipertingkatkan keupayaannya kepada T3 (44.736Mbps) dan mengarah trafik sehingga 1 trilion bait sebulan atau 10 bilion paket sebulan.
Pada tahun 1992, Internet Society (ISOC) dan World Wide Web (WWW) diperkenalkan oleh CERN. Pada masa itu, bilangan hos sudah mencecah sejuta buah. Backbone NSFNET telah dipertingkatkan sekali lagi kepada T3, yaitu pada kelajuan 44.736 Mbps.
Pada tahun 1993, InterNIC telah dicipta oleh NSF untuk membekalkan perkhidmatan internet secara khusus, yaitu perkhidmatan direktori dan pangkalan data melalui AT&T, perkhidmatan pendaftaran melalui Network Solutions Inc dan perkhidmatan maklumat melalui General Atomics/CERFnet. Pada tahun 1993 juga, White House dan United Nation telah berada dalam talian internet. Di samping itu, organisasi perniagaan dan media mulai memberi perhatian terhadap kemampuan Internet. Di Jepun, InterCon International KK (IIKK) menyediakan kepada Jepun rangkaian komersial internet yang pertama pada bulan September 1993. first commercial Internet connection in September. Dengan mengambil manfaat litar suwa yang disediakan oleh IIKK, TWICS telah memulakan penawaran terhadap akun dial-up pada bulan Oktober. Apabila perisian Mosaics diperkenalkan, penggunaan internet telah meningkat secara mendadak. Ia meningkat sampai 341,634% setahun bagi penggunaan WWW dan 997% bagi penggunaan Gopher.
Tahun 1994 menyaksikan perkembangan mendadak penggunaan internet. Masyarakat mula membuat pencapaian sendiri dan kedai-kedai maya mulai wujud di internet. Internet terus berkembang hingga kini, terutamanya WWW. Penggunanya terus meningkat menjadi lebih dari 50 juta orang. Angka ini dianggarkan akan melebihi 200 juta orang pada tahun 2000.
B. PENGARUH INTERNET TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas. Perkem-bangan teknologi informasi memper-lihatkan bermunculannya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi ini, seperti e-government, e- commerce, e-education, e-medicine, e-e-laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika.
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.
Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e
seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika. Evolusi Ekonomi Global Sampai dua ratus tahun yang lalu ekonomi dunia bersifat agraris dimana salah satu ciri utamanya adalah tanah merupakan faktor produksi yang paling dominan. Sesudah terjadi revolusi industri, dengan ditemukannya mesin uap, ekonomi global ber-evolusi ke arah ekonomi industri dengan ciri utamanya adalah modal sebagai faktor produksi yang paling penting. Menjelang peralihan abad sekarang inl, cenderung manusia menduduki tempat sentral dalam proses produksi, karena tahap ekonomi yang sedang kita masuki ini berdasar pada pengetahuan (knowledge based) dan berfokus pada informasi (information focused). Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology).
Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut sebagai masyarakat pasca industri.
Peran Teknologi Informasi Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.
Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain:
Bidang pendidikan(e-education).
Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan. Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Mason R. (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukannya gedung sekolah. Namun, teknologi tetap akan memperlebar jurang antara di kaya dan si miskin. Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi.
Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time)”. Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner.
Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC)‿ yang bersifat sinkron dan asinkron.
Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan di atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja “saat itu juga” dan kompetitif.
Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:
Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning). Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasukan sebagai strategi utama.
Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan.
Perpustakaan & instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku.
Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.
Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan.
Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode pembayaran online.
Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai berikut:
(1) Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya.
(2) Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.
(3) Sistem administrasi mahasiswa; dimana para mahasiswa dapat melihat informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya.
(4) Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh web based distance learning
(5) Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk database.
(6) Materi online diluar materi kuliah; Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.
BIDANG PEMERINTAH (e-government).
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:
(1) Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
(2) Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
(3) Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
(4) Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja. Hal terpenting yang harus dicermati adalah sektor pemerintah merupakan pendorong serta fasilitator dalam keberhasilan berbagai kegiatan pembangunan, oleh karena itu keberhasilan pembangunan harus didukung oleh kecepatan arus data dan informasi antar instansi agar terjadi keterpaduan sistem antara pemerintah dengan pihak penggunan lainnya.
Bidang Keuangan dan Perbankan
Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern.
Layanan perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis Indonesia yang unik dan luas. Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat dilakukan.
Pengembangan teknologi dan infrastruktur telematika di Indonesia akan sangat membantu pengembangan industri di sektor keuangan ini, seperti perluasan cakupan usaha dengan membuka cabang-cabang di daerah, serta pertukaran informasi antara sesama perusahaan asuransi, broker, industri perbankan, serta lembaga pembiayaan lainnya.
Program pengembangan sistem informasi dimaksudkan untuk mengembangkan sistem informasi yang diperlukan untuk meningkatkan masuknya informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi di dunia internasional, memperlancar pertukaran dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan sistem perencanaan, pengelolaan, pemantauan kegiatan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Besarnya biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk melakukan kajian, penelitian, penerapan penguasaan dibidang teknologi informasi selama kurun waktu tahun anggaran 1997/1998 sampai 2001 dapat dilihat pada Tabel dibawah ini. Tabel di bawah memperlihatkan APBN (rupiah murni) untuk program pengembangan sistem informasi, tahun anggaran 1997/1998 sampai 2001.
Tabel. APBN untuk pengembangan sistem informasi tahun 1997/1998 sampai 2001
No Tahun Anggaran Anggaran (jutaan rupiah)
1 1997/1998 28.235
2 1998/1999 32.622
3 1999/2000 24.538
4 2000 52.236
5 2001 30.956
A. SEJARAH INTERNET
Internet berasal dari pada istilah Internet working yang bermaksud ‘sistem komunikasi antara rangkaian’. Internet membolehkan komunikasi dua hala dan pertukaran maklumat secara bebas berlaku. Ia merupakan jalinan rangkaian yang terbesar di dunia yang menghubungkan rangkaian komputer yang berselerak di serata dunia dikenali sebagai hos yang membekalkan berbagai kemudahan dan perkhidmatan kepada penggunanya. Komputer bukanlah internet, ia hanya sekadar alat yang menyalurkan dan memungkinkan komunikasi terlaksana. Jalinan internet terlaksana menerusi panduan bersama yang dikenali sebagai protokol. Protokol yang digunakan untuk komunikasi dan penghantaran data ialah Protokol Kawalan Penghantaran/ Protokol Internet atau TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol).
Antara peranan internet ialah;
• Berkomunikasi menerusi mel elektronik
• Memperoleh maklumat terkini menerusi World Wide Web (www)
• Memindahkan fail dari sistem hos menerusi File Transfer Protocol (FTP)
• Mengadakan forum elektronik menerusi Usenet
• Menggunakan capaian komputer jarak jauh (remote login) menerusi Telnet
• Berkomunikasi menerusi Internet Relay Chat (IRC)
Secara umumnya, kelahiran internet telah mula tercetus pada tahun 1957. Pelancaran satelit Sputnik oleh Russia pada masa itu telah menyebabkan Amerika Syarikat menubuhkan ARPA (Advance Research Projects Agency), yaitu sebuah agensi di bawah penyeliaan Jabatan Pertahanan Amerika Syarikat. Objektif utama penubuhan ARPA adalah untuk membangunkan teknologi dalam bidang ketenteraan yang dapat bersaing dengan kuasa luar dalam pelbagai bidang, termasuk sains dan teknologi.
Melalui ARPA, teori pensuisan paket (packet-switching networks: PS-networks) telah diperkenalkan dibuat pertama kali oleh Leonard Kleinrock, melalui kertas kerjanya yang bertajuk “Information Flow in Large Communication Nets” pada bulan Juli 1961. Teori ini kemudian telah dimajukan oleh Paul Baran dan telah dibentangkan di Simposium ACM di Gatlinburg, Tennessee pada bulan Oktober 1967. Teori PS-network seterusnya dipersembahkan kepada ARPA pada tahun 1968. Berikut dengan itu, cadangan untuk menubuhkan ARPANET telah dikemukakan pada bulan Agustus 1968 dan maklum balas terhadap cadangan tersebut telah diterima pada bulan September tahun yang sama. Untuk menjayakan ARPANET, University of California Los Angeles telah ditawarkan kontrak untuk memainkan fungsi sebagai Network Measurement Center (NIC) pada bulan Oktober 1968 manakala Bolt Beranek and Newman, Inc. (BBN) ditawarkan kontrak “Packet Switch” untuk membina “Interface Message Processors (IMPs)”. Pada tahun 1969 ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) telah dihasilkan. Rangkaian ini menggunakan mini komputer Honeywell DDP-516 dengan 12K ingatan. Rangkaian ini menghubungkan empat buah komputer yang bertindak sebagai nod, yaitu di UCLA sebagai Network Measurement Center, Stanford Research Institute sebagai Network Information Center (NIC), University of California Santa Barbara (UCSB) dan University of Utah. Kesemua nod ini adalah merupakan hubungan antara Jabatan Pertahanan Amerika Syarikat dengan penyelidik ketenteraan di universiti. Tujuan asas ARPANET adalah untuk membentuk suatu rangkaian komunikasi bertujuan mempertahankan diri dari serangan musuh dan perbuatan sabotaj. Di samping itu, ia juga bertujuan membangunkan rangkaian yang membenarkan para saintis dan penyelidik berkongsi sumber maklumat. ARPANET juga bertujuan membangunkan satu rangkaian yang mudah alih dan bebas daripada kongkongan pihak-pihak tertentu. Rangkaian ARPANET ini dijalinkan dengan berasaskan kepada Protokol Kawalan Rangkaian (NCP : Network Control Protokol).
Pada bulan Juli 1970, satu lagi rangkaian telah berjaya dioperasikan oleh Norman Abramson, dari University of Hawaii. Rangkaian ini diberi nama ALOHANet, hanya terdiri daripada hubungan 15 buah nod dalam jaringan yaitu UCLA, SRI, UCSB, Univ of Utah, BBN, MIT, RAND, SDC, Harvard, Lincoln Lab, Stanford, UIU(C), CWRU, CMU dan NASA/Ames. BBN kemudian mula membina Interface Messages Processors menggunakan Honeywell 316 yang lebih murah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keupayaan IMPs yang hanya membenarkan sambungan 4 hos. Oleh itu BBN membina terminal IMPs baru yang membenarkan sambungan sehingga 64 hos. Bilangan nod ini berkembang kepada 40 buah pada tahun 1972. Akhirnya ALOHANet disambungkan dengan ARPANET pada tahun 1972.
Pada tahun 1971, Ray Tomlinson daripada BBN telah berjaya mencipta perisian untuk aplikasi mel elektronik (e-mail) yang digunakan untuk menghantar dan menerima pesanan melalui rangkaian komputer. Beliau memperbaiki lagi perisian e-mail untuk ARPANET untuk menjadikan e-mail lebih berkesan pada tahun berikutnya. Simbol @ telah dipilih sebagai tanda “at” berdasarkan “Tomlinson's Model 33 Teletype”.
International Conference on Computer Communications (ICCC) telah dianjurkan oleh Bob Kahn di Washington D.C. Hilton pada bulan Oktober 1972. Dalam ICCC ini ARPANET telah mengadakan demonstrasi bagi menunjukkan kebolehan berkomunikasi menggunakan komputer. Dalam demonstrasi tersebut, mereka menggunakan 40 buah komputer yang dihubungkan dengan Terminal Interface Processor (TIP). Di sini juga perbualan langsung yang pertama secara “computer-to-computer chat” diadakan antara seorang psikotik, Parry di Stanford dengan seorang doktor di BBN. Hasil daripada ICCC, International Network Working Group (INWG) telah ditubuhkan. Badan ini ditubuhkan setelah mesyuarat di ICCC mengenal pasti keperluan untuk menyatukan usaha-usaha untuk memajukan lagi teknologi rangkaian komputer. Vinton Cerf telah dilantik sebagai pengerusi INWG yang pertama. Lanjutan dari ICCC juga, Louis Pouzin telah mengepalai Perancis dalam usaha mewujudkan hubungan antara rangkaian ARPANET – CYCLADES.
Pada tahun 1973, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memulakan suatu program penyelidikan untuk mengkaji teknik-teknik dan teknologi untuk menghubungkan jaringan komunikasi antara beberapa jaringan komputer yang mereka miliki. Objektif penyelidikan ini adalah untuk membangunkan suatu protokol komunikasi yang akan membenarkan jaringan komputer berkomunikasi melalui pelbagai peringkat jaringan yang mempunyai hubungan yang berkesan. Projek ini dikenali sebagai “Internetting Project” dan sistem yang dihasilkan melalui rangkaian ini dikenali sebagai “Internet”. Protokol sistem yang dibangunkan melalui penyelidikan ini dikenali sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol). ARPANET melakukan pencapaian antara bangsa yang pertama pada bulan Mei 1973, apabila University College of London di England dan Royal Radar Establishment di Norway dihubungkan dengan rangkaian itu. Vinton Cerf dan Bob Kahn seterusnya membentangkan asas idea-idea internet yang didapati di INWG di University of Sussex, Brighton, United Kingdom pada bulan September tahun 1973.
Tahun berikutnya (1974), Vinton Cerf dan Bob Kahn telah membentangkan kertas kerja yang bertajuk “A Protocol for Packet Network Internetworking” yang menjadi garis panduan asas kepada “Transmission Control Protocol” (TCP). Kemudian, dalam tahun 1974 juga. BBN telah membuka Telenet, yang merupakan perkhidmatan “packet data” yang pertama untuk kegunaan awam. Perkhidmatan ini juga merupakan versi komersial ARPANET.
Perkembangan diteruskan lagi pada tahun 1975, Steve Walker telah mencipta “mailing list” ARPANET yang pertama (MsgGroup). Aplikasi “mailing list” telah dimurnikan lagi oleh Einar Stefferud setelah versi asal mailing list tidak diautomasikan secara menyeluruh. Stefferud telah membagikan mailing list mengikut kategori yang diminati oleh pengguna pada masa itu. Kategori sains fiksyen , SF-Lovers, telah menjadi kategori yang paling popular pada masa itu.
Pada tahun 1975 juga, aplikasi mel elektronik dimajukan lagi oleh John Vittal melalui MSG, yang merupakan perisian mel elektronik yang pertama yang mempadukan semua kemudahan mel termasuk membalas, meneruskan mel dan kemudahan fail dalam mel. Tahun 1975 juga turut menyaksikan hubungan menggunakan satelit yang pertama merentasi dua lautan dari Amerika Syarikat ke Hawaii dan United Kingdom dalam ujian pemulaan TCP. Ujian satelit ini dijalankan oleh Stanford, BBN dan UCL. TCP kemudiannya dipecahkan kepada TCP dan IP pada tahun 1978.
Dalam tahun 1976, UUCP (Unix-to-Unix Copy Protocol) dibangunkan di makmal AT&T Bell dan dipasarkan bersama-sama UNIX setahun kemudian. Aplikasi UUCP ini kemudian digunakan dalam Usenet pada taun 1979. Larry Landweber daripada Universiti Wisconsin pula telah menghasilkan THEORYNET yang menyediakan kemudahan mel elektronik kepada lebih seratus penyelidik dalam bidang sains komputer pada tahun 1977. Sistem ini dibangunkan berdasarkan kepada sistem Telenet yang diasaskan oleh ARPA.
Pada tahun 1977 juga, satu lagi organisasi turut mengambil bagian dalam perkembangan internet, yaitu Tymshare. Tymshare telah melancarkan sistem rangkaian mereka, Tymnet. ARPANET juga telah mengadakan demonstrasi operasi Internet Protocol yang pertama pada bulan Juli1977. Demonstrasi ini melibatkan rangkaian ARPANET, SF Bay Packet Radio dan Atlantic SATNET dengan sokongan BBN yang menyediakan gateways.
Pada tahun 1979, suatu mesyuarat antara Universiti Wisconsin, DARPA, National Science Foundation (NSF) dan saintis-saintis komputer dari universiti-universiti telah diselenggarakan oleh Larry Landweber. Mesyuarat ini bertujuan untuk menubuhkan sebuah Jabatan Sains Komputer yang menumpukan perhatian terhadap penyelidikan dalam bidang rangkaian komputer.
ARPA pula menubuhkan Internet Configuration Control Board (ICCB) pada 1979. Dalam perkembangan mel elektronik pula, pada 12 April 1979, Kevin MacKenzie telah menghantar mel elektronik kepada MsgGroup yang mencadangkan penambahan penggunaan simbol-simbol yang menunjukkan emosi menggunakan tanda-tanda bacaan dan teks. Sebagai contoh penggunaan tanda “-)” untuk menunjukkan senyuman. Cadangan ini kemudiannya telah diterima oleh pengguna-pengguna MsgGroup dan telah digunakan secara meluas sehingga kini. Simbol-simbol ini kemudiannya dikenali sebagai emoticon.
Gangguan virus dalam internet yang pertama telah dikesan pada 27 Oktober 1980 apabila ARPANET menggantungkan sistem mereka setelah secara tidak sengaja, mereka menerima mesage ancaman virus.
Pada tahun 1981 BITNET (Because It's Time NETwork) telah ditubuhkan. BITNET dimulakan sebagai asas kerjasama City University of New York, dengan hubungan yang pertama dirangkaikan ke Yale.
BITNET menyediakan kemudahan mel elektronik dan server “listserv” yang dimanfaatkan sebagai kemudahan pindahan fail.
Kemudian CSNET (Computer Science NETwork) telah dibina oleh sepasukan saintis komputer gabungan University of Delaware, Purdue University, University of Wisconsin, RAND Corporation dan BBN melalui sumber keuangan yang disediakan oleh NSF. Pasukan ini bertujuan untuk menyediakan perkhidmatan rangkaian, terutamanya mel elektronik untuk saintis-saintis di unversiti-universiti yang tidak mempunyai capaian ke ARPANET. CSNET kemudiannya lebih dikenali sebagai Computer and Science Network. Sementara itu, France Telecom telah memperkenalkan Minitel (Teletel) ke seluruh Perancis.
Pada tahun 1982, Norway memperkembang rangkaian komputernya kepada hubungan Internet menggunakan TCP/IP melalui SATNET setelah DCA dan ARPA menetapkan TCP/IP sebagai protokol internet untuk ARPANET. Jabatan Pertahanan Amerika Syarikat turut mengiktiraf TCP/IP untuk kegunaan mereka.
Pada tahun 1983, University of Wisconsin telah menggunakan nama kepada server mereka menjadikan pengguna tidak lagi perlu mengingat alamat server. Ini memudahkan pengguna mengingat nama server daripada menghafal nama untuk mengakses rangkaian. Pada tahun 1983, bilangan sambungan rangkaian komputer terus meningkat dengan Stuttgart dan Korea turut dihubungkan. Bagi kawasan Eropa pula, Movement Information Net (MINET) yang telah dimulakan secara sendiri pada awal tahun telah disambungkan dengan Internet pada bulan September.
ARPANET dibagi menjadi ARPANET dan MILNET, yang kemudian dipadukan dengan Defense Data Network pada tahun 1982. Keseluruhannya 113 nod, MILNET diserahkan 68 nod.
Stesen kerja desktop juga telah dihubungkan dengan internet, kebanyakan menggunakan Berkeley UNIX (4.2 BSD) yang turut menggunakan perisian rangkaian yang mempunyai IP. Di samping itu, European Academic and Research Network (EARN) telah didirikan. EARN menggunakan kaedah kerja mirip BITNET dengan gateway disumbangkan oleh IBM.
Pada tahun 1984, Domain Name System (DNS) mula diperkenalkan yang menyeragamkan DNS di semua hos. Pada masa itu, jumlah hos telah mencapai 1000 buah. Rangkaian internet juga terus berkembang dengan penglibatan Jepun melalui Japan Unix Network (JUNET) menggunakan Unix to Unix Copy Protocol (UUCP). Di United Kingdom, SERCnet telah ditukar kepada Joint Academic Network (JANET), menggunakan Coloured Book Protocol. Kanada pula memulakan usaha selama setahun untuk menyediakan universiti-universitinya melengkapkan rangkaian komputer. Kemudian, NetNorth Network dirangkaikan ke BITNET di Ithaca dari Toronto.
Information Sciences Institute (ISI) di USC telah dipertanggungjawabkan untuk menyediakan DNS untuk root management DCA, dan SRI untuk pendaftaran DNS NIC. Berikutnya, symbolic.com telah didaftarkan secara resmi pada 15 Maret 1985 dan merupakan domain pertama yang menerima pendaftaran resmi tersebut. Kumpulan domain pertama yang turut didaftarkan secara resmi ialah cmu.edu, purdue.edu, rice.edu, ucla.edu (April 1985), css.gov (Juni 1985) dan mitre.org, (Juli 1985).
Pada tahun 1986, NSFNET diperkenalkan dengan kelajuan backbone 56Kbps. NSF menyediakan lima pusat super-computing untuk menyediakan perkomputeran berkuasa tinggi untuk digunakan oleh pelanggan-pelanggan internet. Lima pusat tersebut ialah JVNC di Princeton, PSC di Pittsburgh, SDSC di UCSD, NCSA di UIUC dan Theory Center di Cornell. Rangkaian ini membenarkan sambungan yang lebih banyak, terutama daripada universiti-universiti. Dengan komputer berkuasa tinggi yang ada, NSFNET menyediakan operasi dengan SDSCNET, JVNCNET, SURANET dan NYSERNET. Perkhidmatan Freenet yang pertama telah diperkenalkan di Cleveland. Hanya mula on-line pada 16 Juli di bawah naungan Society for Public Access Computing (SoPAC). Freenet yang berikutnya telah disediakan oleh National Public Telecomputing Network (NPTN) pada tahun 1989. Pada tahun 1986, Network News Transfer Protocol (NNTP) direka untuk menambahkan keupayaan Usenet dalam meninggikan prestasi TCP/IP. U.S. National Science Foundation (NSF) pula telah memulakan pembangunan projek NSFNET yang mana pada hari ini menyediakan sebagian besar daripada backbone perkhidmatan komunikasi internet. Dengan kelajuan backbone 56Kbps, NSFNET mampu membawa arahan daripada 12 bilion paket sebulan dalam talian kepunyaannya.
Pada tahun 1987, NSF telah menandatangani persetujuan kerjasama untuk menguruskan backbone NSFNET bersama-sama Merit Network, Inc. IBM dan MCI terlibat dalam NSFNET melalui persefahaman dengan Merit. Merit, IBM, and MCI kemudian mendirikan ANS. Sementara itu, kajian Rick Adams dan Mike O'Dell dengan bantuan kewangan Usenix telah menghasilkan UUNET. UUNET digunakan untuk menyediakan UUCP komersial dan pencapaian ke Usenet. Pada 20 September 1987, jalinan mel elektronik dihubungkan antara Jerman dengan China menggunakan protokol CSNET. Mesage pertama telah dihantar dari China.
Pada masa yang sama, perkembangan penggunaan internet terus berkembang dengan bilangan hos meningkat kepada 10,000 dan hos BITNET telah melebihi 1,000.
Pada 2 November 1988, kejutan virus telah berlaku dalam dunia internet dengan serangan Internet worm yang merebak melalui internet. Serangan ini menjangkiti lebih kurang 6,000 hos daripada 60,000 hos yang terdapat di internet. Lanjutan daripada peristiwa ini, CERT (Computer Emergency Response Team) yang didirikan oleh DARPA yang bertanggungjawab menjalankan pameran di Morris mengenai worm incident. Sementara itu, NSFNET telah meningkatkan keupayaan backbone mereka kepada T1 yaitu 1.544Mbps. Pada tahun yang sama, satu lagi rangkaian, yaitu CERFnet (California Education and Research Federation network) telah didirikan oleh Susan Estrada. Pada bulan Desember, Internet Assigned Numbers Authority (IANA) didirikan dengan Jon Postel bertindak sebagai Pengarah. Postel juga merupakan Penyunting di RFC dan juga merupakan pendaftar di US Domain untuk beberapa tahun.
Perkembangan lain dalam internet ialah pembangunan perisian Internet Relay Chat (IRC) oleh Jarkko Oikarinen. Sekumpulan rangkaian komputer di Kanada dihubungkan dengan NSFNET, yaitu Onet melalui Cornell, RISQ melalui Princeton, Bcnet melalui Universiti Washington. Pada tahun ini, Kanada (CA), Denmark (DK), Finland (FI), Perancis (FR), Iceland (IS), Norway (NO) dan Sweden (SE) telah mempunyai hubungan kepada NSFNET.
Pada tahun 1989, penggunaan internet terus meningkat dengan bilangan hos bertambah kepada 100000. RIPE (Reseaux IP Europeens) kemudian didirikan oleh European service providers untuk menentukan keperluan pentabiran dan kordinasi teknikal untuk membolehkan operasi dari pan-European IP Network. Mel elektronik komersial yang pertama telah dilakukan antara menggunakan kemudahan Internet: MCI Mail antara Corporation for the National Research Initiative (CNRI), dengan Compuserve melalui Ohio State University. Ini diikuti oleh pendirian Corporation for Research and Education Networking (CREN) pada bulan Agustus hasil pemasukan CSNET ke dalam BITNET. Beberapa negara telah turut menghubungkan rangkaian mereka dengan NSFNET yaitu Australia (AU), Jerman (DE), Israel (IL), Itali (IT), Jepun (JP), Mexico (MX), Belanda (NL), New Zealand (NZ), Puerto Rico (PR) dan United Kingdom (UK).
Perkembangan era 1990an dimulakan dengan pemberhentian ARPANET dan Electronic Frontier Foundation diasaskan oleh Mitch Kapor. Peter Scott dari University of Saskatchewan melancarkan Hytelnet. Ini diikuti oleh perkembangan global internet dengan world on-line melalui world.std.com dan ini menjadi penyedia pencapaian Internet dial-up komersial yang pertama. Tahun 1990 juga telah memulakan aplikasi mesin kawalan jauh yang pertama apabila John Romkey menyambungkan Internet Toaster kepada internet yang dikawal melalui SNMP. Penemuan Romkey telah menjadi isu hangat di Interop.
Pada tahun 1991, Wide Area Information Servers (WAIS), dimajukan oleh Brewster Kahle, dan dilancarkan oleh Thinking Machines Corporation. Paul Lindner dan Mark P. McCahill dari University of Minnessota pula melancarkan Gopher. Sementara itu, Tim Berners-Lee membangunkan World-Wide Web (WWW) dan dilancarkan oleh CERN dan Philip Zimmerman melancarkan PGP (Pretty Good Privacy). Menyadari perkembangan pesat yang berlaku, US High Performance Computing Act (Gore 1) mendirikan National Research and Education Network (NREN) untuk menyelidik dan memajukan teknologi rangkaian.
Pada masa yang sama, backbone NSFNET dipertingkatkan keupayaannya kepada T3 (44.736Mbps) dan mengarah trafik sehingga 1 trilion bait sebulan atau 10 bilion paket sebulan.
Pada tahun 1992, Internet Society (ISOC) dan World Wide Web (WWW) diperkenalkan oleh CERN. Pada masa itu, bilangan hos sudah mencecah sejuta buah. Backbone NSFNET telah dipertingkatkan sekali lagi kepada T3, yaitu pada kelajuan 44.736 Mbps.
Pada tahun 1993, InterNIC telah dicipta oleh NSF untuk membekalkan perkhidmatan internet secara khusus, yaitu perkhidmatan direktori dan pangkalan data melalui AT&T, perkhidmatan pendaftaran melalui Network Solutions Inc dan perkhidmatan maklumat melalui General Atomics/CERFnet. Pada tahun 1993 juga, White House dan United Nation telah berada dalam talian internet. Di samping itu, organisasi perniagaan dan media mulai memberi perhatian terhadap kemampuan Internet. Di Jepun, InterCon International KK (IIKK) menyediakan kepada Jepun rangkaian komersial internet yang pertama pada bulan September 1993. first commercial Internet connection in September. Dengan mengambil manfaat litar suwa yang disediakan oleh IIKK, TWICS telah memulakan penawaran terhadap akun dial-up pada bulan Oktober. Apabila perisian Mosaics diperkenalkan, penggunaan internet telah meningkat secara mendadak. Ia meningkat sampai 341,634% setahun bagi penggunaan WWW dan 997% bagi penggunaan Gopher.
Tahun 1994 menyaksikan perkembangan mendadak penggunaan internet. Masyarakat mula membuat pencapaian sendiri dan kedai-kedai maya mulai wujud di internet. Internet terus berkembang hingga kini, terutamanya WWW. Penggunanya terus meningkat menjadi lebih dari 50 juta orang. Angka ini dianggarkan akan melebihi 200 juta orang pada tahun 2000.
B. PENGARUH INTERNET TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas. Perkem-bangan teknologi informasi memper-lihatkan bermunculannya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi ini, seperti e-government, e- commerce, e-education, e-medicine, e-e-laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika.
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.
Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e
seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika. Evolusi Ekonomi Global Sampai dua ratus tahun yang lalu ekonomi dunia bersifat agraris dimana salah satu ciri utamanya adalah tanah merupakan faktor produksi yang paling dominan. Sesudah terjadi revolusi industri, dengan ditemukannya mesin uap, ekonomi global ber-evolusi ke arah ekonomi industri dengan ciri utamanya adalah modal sebagai faktor produksi yang paling penting. Menjelang peralihan abad sekarang inl, cenderung manusia menduduki tempat sentral dalam proses produksi, karena tahap ekonomi yang sedang kita masuki ini berdasar pada pengetahuan (knowledge based) dan berfokus pada informasi (information focused). Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology).
Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut sebagai masyarakat pasca industri.
Peran Teknologi Informasi Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.
Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain:
Bidang pendidikan(e-education).
Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan. Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
Mason R. (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukannya gedung sekolah. Namun, teknologi tetap akan memperlebar jurang antara di kaya dan si miskin. Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi.
Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time)”. Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner.
Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC)‿ yang bersifat sinkron dan asinkron.
Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan di atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja “saat itu juga” dan kompetitif.
Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:
Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning). Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasukan sebagai strategi utama.
Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan.
Perpustakaan & instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku.
Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.
Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan.
Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode pembayaran online.
Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai berikut:
(1) Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya.
(2) Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.
(3) Sistem administrasi mahasiswa; dimana para mahasiswa dapat melihat informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya.
(4) Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh web based distance learning
(5) Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk database.
(6) Materi online diluar materi kuliah; Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.
BIDANG PEMERINTAH (e-government).
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:
(1) Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
(2) Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
(3) Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
(4) Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja. Hal terpenting yang harus dicermati adalah sektor pemerintah merupakan pendorong serta fasilitator dalam keberhasilan berbagai kegiatan pembangunan, oleh karena itu keberhasilan pembangunan harus didukung oleh kecepatan arus data dan informasi antar instansi agar terjadi keterpaduan sistem antara pemerintah dengan pihak penggunan lainnya.
Bidang Keuangan dan Perbankan
Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern.
Layanan perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis Indonesia yang unik dan luas. Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat dilakukan.
Pengembangan teknologi dan infrastruktur telematika di Indonesia akan sangat membantu pengembangan industri di sektor keuangan ini, seperti perluasan cakupan usaha dengan membuka cabang-cabang di daerah, serta pertukaran informasi antara sesama perusahaan asuransi, broker, industri perbankan, serta lembaga pembiayaan lainnya.
Program pengembangan sistem informasi dimaksudkan untuk mengembangkan sistem informasi yang diperlukan untuk meningkatkan masuknya informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi di dunia internasional, memperlancar pertukaran dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan sistem perencanaan, pengelolaan, pemantauan kegiatan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Besarnya biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk melakukan kajian, penelitian, penerapan penguasaan dibidang teknologi informasi selama kurun waktu tahun anggaran 1997/1998 sampai 2001 dapat dilihat pada Tabel dibawah ini. Tabel di bawah memperlihatkan APBN (rupiah murni) untuk program pengembangan sistem informasi, tahun anggaran 1997/1998 sampai 2001.
Tabel. APBN untuk pengembangan sistem informasi tahun 1997/1998 sampai 2001
No Tahun Anggaran Anggaran (jutaan rupiah)
1 1997/1998 28.235
2 1998/1999 32.622
3 1999/2000 24.538
4 2000 52.236
5 2001 30.956
Selasa, 16 Maret 2010
memanfaatkan googlebot VIA MOZILLA FIREFOX sebagai penjebol
Googlebot pencarian bot adalah perangkat lunak yang digunakan oleh Google, yang
mengumpulkan dokumen-dokumen dari web untuk membangun indeks untuk dicari mesin pencari
Google.
“Googlebot is the search bot software used by Google, which collects documents from the web to build
a searchable index for the Google search engine. http://en.wikipedia.org/wiki/Googlebot”
Bagaimana jadinya kalo kita bisa menjadi seperti Googlebot ??? Pertanyaan inilah yang ada
selalu dibenak saya sebagai h4ck3r pemula dan “mungkin” juga menjadi keinginan anda saat ini!?!
Setelah sekian lama saya browsing, akhirnya dapat beberapa referensi bagaimana kita bisa menyamar
sebagai Googlebot. Oke, LET’S DO IT NOW…
Langkah pertama, kita persiapankan alatnya, yaitu:
1. PC atau Laptop
2. Mozilla Firefox v3.0.5
3. Add-ons User Agent Switcher v0.7.2
4. Koneksi Internet
Langkah kedua, buka Mozilla Firefox dan install add-ons User Agent Switcher-nya, caranya lihat
gambar dibawah ini:
Langkah ketiga, setting User Agent Switcher-nya, sebagai berikut:
Sebagai tambahan agar lebih optimal lagi, ketik di address bar: “about:config”, tekan enter maka akan
muncul konfigurasi Firefox tekan aja tombol yang ada tulisan “I’ll be careful, I promise!”. Lalu ketik pada
form filter dengan kata “useragent.extra” dan akan muncul kata “general.useragent.extra.firefox” di
bahwa preference name, lalu klik 2x, kemudian tambahkan di belakang dengan “; Googlebot”.
Langkah keempat, lakukan penyecekan di http://private.dnsstuff.com/tools/aboutyou.ch
Langkah terakhir, adalah manfaat dari menggunakan Googlebot (lihat gambar). Sebelum dan
sesudahnya, saya minta maaf kepada admin karena web-nya sudah menjadi kelinci percobaan. Salam
Peace Om Admin Jasakom…Just P.O.C
Referensi:
[-] http://www.hungry-hackers.com/2009/05/disguise-as-googlebot-to-view-hidden-content-of-awebsite.
html
[-] http://www.techzilo.com/access-browse-pay-sites-free/
mengumpulkan dokumen-dokumen dari web untuk membangun indeks untuk dicari mesin pencari
Google.
“Googlebot is the search bot software used by Google, which collects documents from the web to build
a searchable index for the Google search engine. http://en.wikipedia.org/wiki/Googlebot”
Bagaimana jadinya kalo kita bisa menjadi seperti Googlebot ??? Pertanyaan inilah yang ada
selalu dibenak saya sebagai h4ck3r pemula dan “mungkin” juga menjadi keinginan anda saat ini!?!
Setelah sekian lama saya browsing, akhirnya dapat beberapa referensi bagaimana kita bisa menyamar
sebagai Googlebot. Oke, LET’S DO IT NOW…
Langkah pertama, kita persiapankan alatnya, yaitu:
1. PC atau Laptop
2. Mozilla Firefox v3.0.5
3. Add-ons User Agent Switcher v0.7.2
4. Koneksi Internet
Langkah kedua, buka Mozilla Firefox dan install add-ons User Agent Switcher-nya, caranya lihat
gambar dibawah ini:
Langkah ketiga, setting User Agent Switcher-nya, sebagai berikut:
Sebagai tambahan agar lebih optimal lagi, ketik di address bar: “about:config”, tekan enter maka akan
muncul konfigurasi Firefox tekan aja tombol yang ada tulisan “I’ll be careful, I promise!”. Lalu ketik pada
form filter dengan kata “useragent.extra” dan akan muncul kata “general.useragent.extra.firefox” di
bahwa preference name, lalu klik 2x, kemudian tambahkan di belakang dengan “; Googlebot”.
Langkah keempat, lakukan penyecekan di http://private.dnsstuff.com/tools/aboutyou.ch
Langkah terakhir, adalah manfaat dari menggunakan Googlebot (lihat gambar). Sebelum dan
sesudahnya, saya minta maaf kepada admin karena web-nya sudah menjadi kelinci percobaan. Salam
Peace Om Admin Jasakom…Just P.O.C
Referensi:
[-] http://www.hungry-hackers.com/2009/05/disguise-as-googlebot-to-view-hidden-content-of-awebsite.
html
[-] http://www.techzilo.com/access-browse-pay-sites-free/
Jumat, 12 Maret 2010
Cara Menaikkan Page Rank dan alexa rank
Menaikkan page rank atau yang biasa kita sebut meningkatkan page rank merupakan hal yang sangat berguna sekali bagi para blogger. Apalagi yang bermain dalam bisnis online review. Karena page rank merupakan syarat utama bermain review. Mungkin sebagian besar blogger sudah tahu cara menaikkan page rank atau bagaimana cara meningkatkan PR. Seperti yang sudah banyak beredar jika teman-teman membaca tips adalah dengan mencari backlink sebanyak-banyaknya.
Kali ini saya akan mencoba berbagi cara mencari backlink berkualitas sehingga bisa menaikkan page rank blog kalian. Saya juga melakukan cara-cara ini sehingga sebagian besar blog saya juga naik PR nya minimal PR2.
* Tukar link, Cara ini sangat ampuh untuk menaikkan page rank.Semakin tinggi PR blog yang kita ajak tukar link, maka semakin mempercepat naikknya PR blog kita.
* Submit directory, langkah kedua yang saya gunakan adalah dengan memasukkan URL blog saya ke blog directory. Sebenarnya dengan hanya submit blog directory ini blog saya dalam 2 bulan naik minimal PR2.
* Blog dofollow, Dengan berkomentar di blog dofollow, kita akan mendapat backlink gratis satu arah. Artinya kita tidak perlu ada link yang keluar. Tapi cara ini mungkin mengandung banyak resiko, salah satunya adalah jika blog dofollow yang kita komentari PR nya turun, maka kemungkinan PR blog kita juga turun.
* Blog dummy, selain membuat posisi SERP bagus, blog dummy juga bisa menaikkan page rank. Dan juga merupakan link satu arah karena kita tidak perlu memasang link blog dumy tersebut kedalam blog utama kita.
Yang saya lakukan hanya beberapa hal ditas untuk tips menaikkan page rank. Mungkin ada cara lain dari blogger silahkan kita berbagi.
http://Alexa.com
http://mcgladbach.blogspot.com
Kali ini saya akan mencoba berbagi cara mencari backlink berkualitas sehingga bisa menaikkan page rank blog kalian. Saya juga melakukan cara-cara ini sehingga sebagian besar blog saya juga naik PR nya minimal PR2.
* Tukar link, Cara ini sangat ampuh untuk menaikkan page rank.Semakin tinggi PR blog yang kita ajak tukar link, maka semakin mempercepat naikknya PR blog kita.
* Submit directory, langkah kedua yang saya gunakan adalah dengan memasukkan URL blog saya ke blog directory. Sebenarnya dengan hanya submit blog directory ini blog saya dalam 2 bulan naik minimal PR2.
* Blog dofollow, Dengan berkomentar di blog dofollow, kita akan mendapat backlink gratis satu arah. Artinya kita tidak perlu ada link yang keluar. Tapi cara ini mungkin mengandung banyak resiko, salah satunya adalah jika blog dofollow yang kita komentari PR nya turun, maka kemungkinan PR blog kita juga turun.
* Blog dummy, selain membuat posisi SERP bagus, blog dummy juga bisa menaikkan page rank. Dan juga merupakan link satu arah karena kita tidak perlu memasang link blog dumy tersebut kedalam blog utama kita.
Yang saya lakukan hanya beberapa hal ditas untuk tips menaikkan page rank. Mungkin ada cara lain dari blogger silahkan kita berbagi.
http://Alexa.com
http://mcgladbach.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)